Kejari Kab Blitar dan Kodim 0808 Teken Nota Kesepahaman, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum dan Stabilitas Daerah

avatar Sunyoto
Kejari Kab Blitar dan Kodim 0808 Teken Nota Kesepahaman, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum dan Stabilitas Daerah. (ist(
Kejari Kab Blitar dan Kodim 0808 Teken Nota Kesepahaman, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum dan Stabilitas Daerah. (ist(

BLITAR | B-news.id - Sinergi antarinstansi negara kembali diperkuat. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Blitar dan Komando Distrik Militer (Kodim) 0808/Blitar menandatangani nota kesepahaman sekaligus menggelar apel gabungan pada Senin (15/9/2025).

Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Kejari Kabupaten Blitar, Jalan A. Yani No. 11, Kepanjen Lor, Kepanjenkidul, Kota Blitar.

Baca Juga: Ormas BIDIK Demo Soroti Ketimpangan Wilayah di  Kabupaten Blitar 

Acara dimulai pukul 09.15 WIB dan berakhir sekitar pukul 10.00 WIB. Sebanyak 50 personel mengikuti kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Blitar, Dr. Zulkarnaen, SH, MH, serta Komandan Kodim (Dandim) 0808/Blitar, Letkol Inf Hendra Sukmana, M.Han.

Turut hadir jajaran pejabat kedua institusi, di antaranya Mayor Inf Imam Suyoso, S.Ag selaku Kasdim 0808, para perwira staf Kodim, serta para kepala seksi di lingkungan Kejari Kabupaten Blitar.

Kehadiran penuh ini menandai pentingnya kerja sama strategis dalam menghadapi tantangan hukum maupun keamanan di daerah.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan doa bersama. Dalam sambutannya, Kajari Zulkarnaen menegaskan bahwa nota kesepahaman ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama antara Kejaksaan Agung RI dengan TNI AD.

“Perjanjian kerja sama ini adalah bentuk implementasi arahan pimpinan pusat. Dukungan keamanan dari TNI akan memberikan kenyamanan bagi kami dalam bekerja secara profesional dan proporsional menegakkan hukum,” ujar Zulkarnaen.

Ia menambahkan, koordinasi erat sangat dibutuhkan terutama dalam proses penyidikan kasus korupsi maupun perkara strategis lain yang berpotensi menimbulkan dinamika sosial.

Baca Juga: ADD 2026 Menurun, Kades dan Perangkat Desa se-Blitar Gelar Hearing dengan DPRD

Sementara itu, Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Hendra Sukmana dalam sambutannya menyoroti sejumlah persoalan yang masih terjadi di daerah, termasuk konflik lahan perkebunan. Menurutnya, banyak persoalan yang seharusnya bisa segera diselesaikan apabila sejak awal ditangani serius oleh pemerintah daerah.

“Ketika masalah langsung diselesaikan sejak awal, tentu tidak akan menjadi PR panjang kita bersama. Dengan adanya kerja sama ini, hukum benar-benar dihargai oleh masyarakat. Tanpa kepastian hukum, segala kegiatan pembangunan akan sulit berjalan sebagaimana mestinya,” ungkap Hendra.

Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Kejari Kabupaten Blitar dan Kodim 0808/Blitar. Momen tersebut disaksikan seluruh peserta apel gabungan, sebagai simbol penguatan sinergi dalam menjaga stabilitas dan penegakan hukum.

Kegiatan berlangsung lancar dan aman hingga ditutup pada pukul 10.00 WIB. Para peserta apel menyambut baik agenda ini, karena dinilai memberi arah baru dalam memperkuat kerja sama antarlembaga penegak hukum dan keamanan.

Baca Juga: Lansia Tewas Tertabrak KA di Garum Blitar

Nota kesepahaman ini mengatur sejumlah bentuk kerja sama, antara lain pertukaran informasi, pelatihan bersama, hingga dukungan personel dalam penanganan perkara hukum di bidang perdata dan tata usaha negara. Tujuannya untuk meningkatkan pemanfaatan sumber daya serta profesionalisme kedua institusi.

Kerja sama tersebut juga merupakan tindak lanjut dari MoU yang ditandatangani antara TNI dan Kejaksaan Agung RI pada 6 April 2025. Sebelumnya, Kodam V/Brawijaya dan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur juga telah mengikat kerja sama serupa.

Dengan demikian, agenda di Blitar menjadi bagian dari rangkaian sinergi nasional yang diproyeksikan untuk menghadapi potensi gangguan keamanan maupun tantangan penegakan hukum lintas daerah.

Momentum ini semakin penting mengingat sejumlah agenda strategis menanti di Blitar dan sekitarnya. Dengan kolaborasi Kejaksaan dan TNI, diharapkan koordinasi lintas lembaga semakin solid dalam menjaga kondusivitas wilayah sekaligus memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.(*)

Berita Terbaru