Wali Kota Ning Ita Lepas Kerangkatan Kafilah MTQ XXXI  Jember, Jaga Kesehatan dan Hafalan

avatar Eko Purbo
Wali Kota Mojokerto Ning Ita menyapa satu persatu kafilah yang akan berlaga di MTQ Jember. (ist)
Wali Kota Mojokerto Ning Ita menyapa satu persatu kafilah yang akan berlaga di MTQ Jember. (ist)

KOTA MOJOKERTO | B-news.id - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari yang akrab disapa Ning Ita ini memberangkatkan secara resmi 44 Kafilah MTQ Kota Mojokerto Di Sabha Kridatama Rumah Rakyat pada Kamis (11/9). Kafilah Kota Mojokerto ini akan berlaga dalam MTQ ke-31 Jawa Timur yang akan berlangsung di Jember pada 11 hingga 21 September 2025 yang akan datang.

Sebanyak 44 kafikah ini terdiri dari 16 peserta dan 28 pendamping ini pemberangkatannya selain dihadiri Wali Kota Mojokerto Ning Ita dan Sandi serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Mojokerto Abdul Wahid juga Sekretaris Daerah Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo. 

Baca Juga: Wujudkan Pengadaan Transparan, Pemkot Mojokerto Teken Kontrak Payung ATK Kertas di Tahun 2026

Sebelum memberangkatan event yang digelar setiap dua tahun sekali tersebut, Ning Ita sapaan akrab wali kota menyampaikan agar semuanya menjaga kesehatan, mengingat jarak Kota Mojokerto ke Jember cukup jauh, belum lagi jika ada ada kemacetan selama di perjalanan. 

“Saya berpesan kepada para kafilah, khususnya yang masih kecil-kecil untuk dijaga kesehatannya. Pendamping benar-benar memperhatikan karena kesehatan itu adalah modal utama bagi para kafilah untuk bisa mengikuti MTQ. Bila perlu berhenti pada setiap titik pemberhentian atau rest area jika itu bisa memulihkan kembali kepenatan dalam perjalanan ketika dalam perjalanan banyak kemacetan menuju ke Kabupaten Jember, doa jangan pernah putus, sembari terus menguatkan hafalan yang akan dipertandingkan,” pesannya. 

Lebih lanjut, Ning Ita menyampaikan bahwa sejatinya pengamalan Al-Qur'an di dalam kehidupan sehari-hari bagi para anak didik atau generasi penerus bangsa yang ada di Kota Mojokerto jauh lebih utama daripada ajang MTQ. 

“Namun MTQ ini tentu saja harus dimaknai sebagai salah satu motivasi karena dengan mengikuti ajang MTQ kemudian prestasi yang akan didapatkan maka tentu ini akan menjadi penyemangat bagi generasi-generasi penerus bangsa yang ada di Kota Mojokerto ini untuk bisa lebih mendalami, memahami terkait dengan Al-Qur'an,” tuturnya. 

Baca Juga: Lagi, Destinasi Wisata Kota Mojokerto Susur Sungai Ngotok

Sebelum berangkat rombongan berfoto bersama di depan Rumah Rakyat dengan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mojokerto. (ist)

Ia juga menegaskna bahwa sejatinya Pemerintah Kota Mojokerto tidak hanya sekedar ingin SDM Kota Mojokerto ke depan memiliki tingkat pendidikan yang tinggi.

Namun yang lebih penting lagi daripada itu adalah penanaman karakter keagamaan, karena kecerdasan intelektual tanpa dibarengi dengan akhlakul karimah tentu ini tidak akan terarah kemajuan bangsa ini ke depan. 

Baca Juga: Wali Kota Mojokerto Dorong Generasi Muda Adaptif Hadapi Disrupsi Digital

“Maka dua-duanya harus sejalan dan saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pembina, kepada Kantor Kementerian Agama Kota Mojokerto yang selama ini telah bersinergi dengan pemerintah Kota Mojokerto untuk terus memberikan penguatan pemahaman keagamaan kepada para calon generasi penerus bangsa di kota ini,” pungkasnya. 

Adapun 16 orang peserta dari Kota Mojokerto akan mengikuti 13 cabang lomba, yakni Tartil Anak Putra, Tilawah Anak Putra, Tilawah Remaja Putri, Tilawah Dewasa Putra, Satu Juz dan Tilawah Putra-Putri, 10 Juz dan Tilawah Putri, Qiraat Mujawwad Dewasa Putra, Qiraat Murottal Remaja Putra, Qiraat Murottal Dewasa Putri, Musabaqah Hifdzil Qur’an 10 Juz Putra, Musabaqah Hifdzil Qur’an 20 Juz Putra-Putri, Musabaqah Hifdzil Qur’an 30 Juz Putri, serta Tafsir Al-Qur’an Bahasa Indonesia Putri. (*)

Berita Terbaru