Gagal di Porprov, Sukses Bawa Medali Emas Lawan Vietnam dan Philipina Saat Berlaga Tingkat Asean

avatar Ali Sugiarto
Atlet kurash Gresik yang masih sekolah Madrasah Ibtidaiyah ( setingkat SD ) namun sudah membawa medali emas. (ist)
Atlet kurash Gresik yang masih sekolah Madrasah Ibtidaiyah ( setingkat SD ) namun sudah membawa medali emas. (ist)

GRESIK | B-news.id -  Cabor Kurash Gresik saat Porprop Jatim 2025 Juli lalu, tidak berhasil membawa medali, namun saat turnamen di Mataram NTB pekan kemarin bisa mengalahkan atlet dari Vietnam dan Filipina.

Event The 2nd KUSEA Championship  and 1st KUSEA Beach Kurash Championship, berlangsung di kota Mataram, Nusa Tenggara Barat ,(28/8 - 1/9) memberangkatkan 1 Atlet kategori Children -32 kg usia (9-11tahun) VIRZHA AHZACETTA KAUTSAR. Dalam pertandingan tersebut, Kurash Gresik berhasil membawa pulang 1 Medali Emas Indoor dan 1 Medali Perunggu Beach Kurash.

Baca Juga: Pengukuhan Pengurus Baru Koni, M Nabil : Jadikan Bondowoso Sebagai Lumbung Atlet Potensial Jawa Timur

Keberhasilan ini menunjukkan bahwa Kurash Gresik memiliki potensi yang besar dalam olahraga bela diri Kurash dan mampu bersaing di tingkat Internasional. Dengan prestasi ini, Kurash Gresik membuktikan bahwa mereka dapat menjadi salah satu kekuatan olahraga bela diri di Indonesia dan bahkan di Asia.

Ketua Umum Kurash Gresik, Neerwanshah Kautsar menyampaikan rasa syukur sekaligus bangga atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi ini menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga Kurash di Gresik mulai menunjukkan hasil yang nyata.

"Virzha mampu bersaing dengan atlet-atlet ASEAN meskipun masih sangat muda. Ini bukti bahwa potensi atlet Kurash di Gresik sangat besar dan bisa terus berkembang hingga level internasional," ungkapnya, Minggu (7/9).

Kurash merupakan olahraga bela diri asal Uzbekistan yang mirip judo. Penilaian dalam Kurash ditentukan dari bantingan lawan ke matras. Jika lawan jatuh dengan punggung, maka langsung mendapat nilai tertinggi (halol). 

Baca Juga: Ketua KONI Jatim M Nabil Dampingi Menpora Erick Tohir Meresmikan Laboratorium Unesa 

Sedangkan bila jatuh di samping diberi nilai menengah (yonbos), dan jika jatuh dengan posisi duduk atau mengenai perut diberi nilai rendah. 

Prestasi ini juga menunjukkan bahwa program pelatihan dan pembinaan yang dilakukan oleh Kurash Gresik telah membuahkan hasil yang positif. Atlet junior yang dikirimkan ke pertandingan KUSEA telah menunjukkan kemampuan dan keterampilan yang luar biasa, sehingga mampu meraih medali-medali bergengsi.

Dengan demikian, Kurash Gresik dapat terus meningkatkan prestasi dan kualitas atlet-atletnya. Harapan kami selaku pengurus adalah membesarkan Kurash hingga banyak dikenal masyarakat Gresik untuk melahirkan banyak atlet asli Gresik yang berpotensi hingga menembus prestasi Dunia.

Baca Juga: Hari Olahraga Nasional ke-42, Gubernur Khofifah Serukan Semangat Persatuan dan Junjung Sportivitas

Capaian Prestasi kali ini ditorehkan oleh Siswa Madrasah Ibtidaiyah AL HIDAYAH Banjarsari Cerme Gresik.

Apresiasi positif di berikan pihak MI AL Hidayah Oleh Ibu Nur Hidayah.S.Pd. Selaku Kepala Madrasah MI AL Hidayah. Semoga Kurash Gresik dapat berkembang di Madrasah madrasah se Kabupaten Gresik untuk mewujudkan Kompetisi Rutin guna menghasilkan atlet atlet Handal dari Gresik.(*)

Berita Terbaru