Bupati Blitar Lantik 153 Pejabat, Tegaskan Amanah Bukan Ajang Balas Dendam

avatar Sunyoto
Sebanyak 153 pejabat eselon II, III, dan IV resmi dilantik dalam prosesi yang dihadiri jajaran Forkopimda, pejabat struktural, dan keluarga besar ASN. (ist(
Sebanyak 153 pejabat eselon II, III, dan IV resmi dilantik dalam prosesi yang dihadiri jajaran Forkopimda, pejabat struktural, dan keluarga besar ASN. (ist(

BLITAR | B-news.id - Suasana Pendopo Agung Ronggohadinegoro, Kota Blitar, Jumat (29/8/2025) terasa khidmat ketika Bupati Blitar, Rijanto, memimpin pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT), jabatan administrator, serta jabatan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar.

Sebanyak 153 pejabat eselon II, III, dan IV resmi dilantik dalam prosesi yang dihadiri jajaran Forkopimda, pejabat struktural, dan keluarga besar ASN.

Baca Juga: Ormas BIDIK Demo Soroti Ketimpangan Wilayah di  Kabupaten Blitar 

Dari jumlah tersebut, sebanyak 15 pejabat menempati posisi baru di tingkat kepala dinas, asisten, maupun direktur rumah sakit daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Rijanto membuka dengan rasa syukur. Ia menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari ikhtiar bersama dalam membangun Kabupaten Blitar yang “Berdaya dan Berjaya”.

Menurutnya, jabatan bukanlah hadiah, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan di hadapan masyarakat dan Tuhan.

“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi tonggak penting dalam perjalanan birokrasi kita. Saya berharap pejabat yang dilantik hari ini bekerja dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan profesionalitas,” tegas Rijanto.

Bupati juga menegaskan bahwa promosi dan mutasi bukanlah ajang balas dendam politik atau kepentingan pribadi. Proses ini, kata dia, telah sesuai dengan aturan perundangan. Semua prosedur mulai dari uji kompetensi, persetujuan BKN, Kemendagri hingga Gubernur Jawa Timur sudah dilalui dengan baik.

“Tidak ada istilah orang nomor satu atau nomor dua. Yang ada adalah kita semua harus bersatu mewujudkan visi misi daerah. Jadi tidak perlu ada yang kecewa ditempatkan di manapun. Semua jabatan sama pentingnya,” ucapnya dengan tegas.

Rijanto menekankan bahwa mutasi ini bertujuan menyegarkan birokrasi sekaligus mempercepat program pembangunan daerah. ASN, menurutnya, harus bisa menjadi pelayan masyarakat yang sat set, gercep (gerak cepat), dan mampu menjawab tantangan era digital yang serba dinamis.

Ia juga menyinggung pentingnya sinergi antardinas, agar program yang dijalankan tidak berjalan sendiri-sendiri. Dari sisi anggaran, ia berpesan agar setiap rupiah digunakan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Jangan sampai ada yang melukai hati rakyat dengan penggunaan anggaran yang tidak tepat,” katanya.

Baca Juga: ADD 2026 Menurun, Kades dan Perangkat Desa se-Blitar Gelar Hearing dengan DPRD

Bupati Blitar Rijabto saat memimpin pelabtikan kepada ratusan pejabat eselon II dan III pemkab Blitar. (ist)

Bupati bahkan memberi pesan khusus agar pejabat senior tidak gengsi belajar pada generasi muda, terutama ASN yang berasal dari generasi Z.

“Mereka lahir di era digital, terbiasa dengan teknologi, dan bisa menjadi mitra strategis dalam mempercepat transformasi birokrasi,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Rijanto juga memberikan apresiasi atas kerja keras ASN dalam menyukseskan Hari Jadi Blitar ke-701 serta peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI. Ia mengingatkan bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus dituntaskan, apalagi realisasi belanja daerah hingga 27 Agustus 2025 baru mencapai 48,12 persen.

“Waktu kita semakin sempit. Maka saya minta semua OPD ngebut, berpacu dengan waktu. Jangan terlena dengan capaian, tapi mari gaspol untuk target pembangunan,” ucapnya menyemangati.

Baca Juga: Lansia Tewas Tertabrak KA di Garum Blitar

Di hadapan ratusan ASN, Bupati juga berpesan agar pejabat yang baru dilantik segera menempati pos barunya mulai esok hari. Ia menekankan agar seluruh jajaran tetap kompak, mengesampingkan ego sektoral, serta menjadikan pengabdian sebagai ibadah.

Untuk membakar semangat, Bupati Rijanto menutup sambutannya dengan sebuah pantun:

Hari ini bersejarah bagi saudara semua, Diambil sumpah dan janji di hadapan Yang Kuasa.Selamat menunaikan tugas untuk para abdi negara, Wujudkan Kabupaten Blitar Berdaya dan Berjaya.

Adapun 15 pejabat yang menempati posisi strategis antara lain Khusna Lindarti sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Toha Mashuri sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi, serta Agus Santosa yang kini memimpin Dinas Pendidikan. Selain itu, dr. Endah Woro Utami dipercaya menjadi Direktur RSUD Ngudi Waluyo Wlingi.

Dengan pelantikan ini, diharapkan mesin birokrasi Pemkab Blitar semakin solid, inovatif, dan adaptif menghadapi tantangan zaman. Semua pejabat dituntut menjadi pemimpin yang mampu merangkul, bukan sekadar menjadi bos, demi pelayanan publik yang lebih berkualitas bagi masyarakat Kabupaten Blitar.(*)

Berita Terbaru