SIDOARJO |B-news.id - Meski zaman sudah bergeser ke era digital, namun permainan tradisional tidak begitu saja dilupakan.
Sebab, permainan tradisional juga merupakan salah satu sarana pembentukan karakter anak, dimana di dalamnya anak bisa belajar kekompakan (team work) serta dapat melatih kecerdasan emosional anak, dimana dalam permainan tersebut diperlukan konsentrasi, kesabaran, serta keuletan untuk bisa bergerak mencapai garis finish.
Baca Juga: Bandara Juanda Siap Layani Lonjakan Penumpang Mudik Lebaran 2026
Hal tersebut diterapkan secara riil di SMPN 4 Sidoarjo oleh seluruh para siswa (16/8).
Menurut Kepsek SMPN 4 Sidoarjo, Lilik Sulistyowati S.Pd M.Pd melalui Wakasek Humas SMPN 4 Sidoarjo, Ibu Yenny, kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan SMPN 4 Sidoarjo dalam rangka menyambut HUT RI ke-80.
“Dalam kegiatian ini, para siswa melakukan empat jenis permainan tradisional, pertama lompat tali, ketangkasan hola hop, berjalan dengan egrang, dan yang keempat lomba jalan cepat dengan menggunakan bakiak panjang yang dipakai untuk satu regu,” ujar Yenny.
Baca Juga: Sidoarjo Raih Sertifikat Menuju Kota Bersih, Masuk 10 Terbaik Nasional dalam Pengelolaan Sampah
Yenny menambahkan, adapun peralatan seperti bakiak panjang, dibuat oleh para siswa sendiri secara berkelompok.
“Para siswa membuat sendiri bakiak tersebut, mereka tampil secara beregu dan para pemenangnya akan diumumkan bersamaan dengan upacara bendera 17 Agustus di halaman sekolah,” jelasnya.
Baca Juga: Gebyar Pasar Murah Ramadhan Sidoarjo, Ini Tempatnya
Permainan tradisional ini, kata Yenny, merupakan salah satu pembelajaran karakter siswa.
“Disini akan kelihatan, dimana kecerdasan emosi para siswa akan nampak, dimana mereka dapat belajar berkolaborasi dan berinteraksi,”kata Yenny.(*)
Editor : Zainul Arifin