Astrea Independent Malang Jatim Bersama Pencinta Alam Kibarkan Bendera Merah Putih di Lereng Arjuno

avatar Ahmad Syaifudin
Astrea Independent Malang Jatim Bersama Pencinta Alam Kibarkan Bendera Nerah Putih di Lereng Arjuno. (ist)
Astrea Independent Malang Jatim Bersama Pencinta Alam Kibarkan Bendera Nerah Putih di Lereng Arjuno. (ist)

MALANG | B-news.id - Puncak Lereng Gunung Arjuno (Budug Asu)  menjadi saksi berkibarnya bendera merah putih pada Minggu, 17 Agustus 2025. Momen ini menjadi bagian dari perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia.

Adapun pengibaran bendera dilakukan oleh Komunitas Astrea Independent Malang Jatim bersama relawan pencinta Alam  menuju jalur Desa Toyomarto Kecamatan Singosari Kabupaten Malang.  

Baca Juga: Lagi, Polres Malang Bongkar Lokasi Judi Sabung Ayam di Sumberpucung

Ahmad Saifudin selaku Penasehat Astrea Independent Malang jatim juga menjelaskan terkait ekspedisi ini tak hanya membawa semangat kemerdekaan, tapi juga mengusung pesan pelestarian lingkungan.

"Kita ingin menggabungkan semangat kemerdekaan dengan semangat ini menjaga lingkungan. Karena itu, selain upacara bendera, ada penanaman pohon guna memulihkan ekosistem," ujar Ahmad, saat dikonfimasi awak media di sela kegiatan, Senin (11/08/2025).  

Acara berlangsung tepat tanggal 17 Agustus, dengan upacara peringatan HUT ke-80 RI di Lereng Gunung Arjuno (Bedug Asu) 

Di lereng Arjuno, bendera merah putih dikibarkan tepat di lereng puncak Bedug Asu. Setelahnya, Para peserta melakukan aksi bersih-bersih jalur pendakian. 

"Kami ingin momentum ini menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk mengibarkan merah putih di lereng arjuno Jawa Timur sekaligus menjaga alamnya," kata Ahmad. 

Baca Juga: Gercep Polisi dan SAR Evakuasi Lansia Terbawa Arus di Pintu Air DAM Bululawang

Komunitas Astrea Independent Malang Jatim dan pecinta alam. (ist)

Ekspedisi ini diikuti lebih dari 100 peserta yang berasal dari berbagai kelompok. Antara lain Astrea Independent, Relawan, media, mahasiswa, kelompok pecinta alam serta masyarakat sekitar. 

Selain itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang Khairul Isnadi Kusuma ketika dikonfirmasi awak media, menyampaikan bahwa jalan seputar Singosari tersebut yang sudah terialisasi akan bisa di manfaatkan bagi masyarakat pengguna jalan tentunya. 

Baca Juga: Ops Lilin Semeru 2025, Polres Malang Tingkatkan Patroli di 183 Destinasi Wisata

“Bahwa terjadinya jalan rusak  dikarenakan usia serta faktor alam dan struktur jalan yang memang layak untuk diperbaiki, serta beban kendaraan R4 lalu lintas yang padat yang melintas,” ungkap Khairul Isnadi Khusuma dalam keterangannya pada awak media. 

Selain itu masih menurut Khairul Isnadi jalan yang terletak di Desa Toyomarto Singosari ini merupakan jalan jalur padat penduduk apa lagi  jalan tersebut merupakan akses perekonomian warga sekitar. 

“Oleh karena itu jalan tersebut saat ini sudah terealisasi dan sudah bisa dilewati bagi penguna jalan tentunya," ucapnya.(*)

Berita Terbaru