GRESIK | B-news.id – PT PLN NP UP Gresik bekerjasama dengan Kementrian Agama dan Dinas KBPPPA Kabupaten Gresik menyelenggarakan kegiatan pelatihan gender mainstreaming untuk penyuluh KUA se-Kabupaten Gresik dengan total 59 peserta.
Acara yang dilaksanakan di Aula PLHUT Kantor Kementrian Agama Kabupaten Gresik dihadiri oleh H.Ghofar S.Ag M.Pdi selaku Kepala Seksi Binmas Kementrian Agama Kabupaten Gresik, Ibu Agustin Reniana, S.H., M.M selaku Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Pengarusutamaan Gender, dan Ibu Dewi Luqmania selaku PH Asisstant Manager SDM Umum dan CSR serta pemateri dari Tim Pusat Krisia dan Pengembangan Komunitas Universitas Airlangga yang memiliki kompetensi dan fokus terhadap kesetaraan gender.
Baca Juga: Ruang Bersama Indonesia (RBI) di Gending Bersama PT PLN NP UP Gresik
“Penyuluh agama memiliki tugas yang sangat penting karena mereka yang berhadapan langsung dengan para catin (calon pengantin) dan memberikan bimbingan perkawinan kepada mereka, semoga dengan adanya kegiatan ini para penyuluh bisa membagikan ilmu terkait kesetaraan gender dalam rumah tangga kepada catin sehingga nantinya dalam berumah tangga mereka bisa membangun rumah tangga yang sakinah, kokoh, dan adil sehingga mereka bisa menciptakan lingkungan yang sehat dan melahirkan generasi emas,” ujar Ghofar dalam membuka acara.
Peserta pelatihan berfoto bersama. (ist)
Baca Juga: Kemenag dan YDSF Perkuat Pemberdayaan Petani di Balongpanggang
Tim PKPK Unair sebagai narasumber menjelaskan bagaimana penyuluh yang merupakan agen perubahan dalam masyarakat bisa menyebarkan pesan yang mereka terima hari ini dengan baik.
Selain itu ada juga diskusi studi kelompok, tiap kelompok diberikan studi kasus oleh narasumber untuk di identifikasi jenis kekerasan dan bagaimana penanganannya.
Baca Juga: PT PLN NP UP Gresik Bersama Unair Adakan Pelatihan Kesehatan Mental Warga Binaan Perempuan di Rutan
“Dengan pelatihan ini diharapkan penyuluh bisa memiliki pemahaman yang lebih komprehensif mengenai kesetaraan gnder, serta keterampilan komunikasi yang efektif untuk menyebarkan pesan kepada para calon pengantin di lokasi nya masing masing” tutup Dewi Luqmania PH Asisstant Manager SDM Umum dan CSR. (*)
Editor : Zainul Arifin