Melestarikan Batik Sidoarjo melalui Gebyar Batik dan Lomba Desain 

avatar Zainul Arifin
Bupati Minta Dekranasda Sidoarjo Terus Kembangkan Produk Kerajinan Khas Kabupaten Sidoarjo. Tampak Bupati Subandi didampingi Ketua Dekranasfa Sifoarjo Sriatun Subandi saat menyerahkan piagam dan penghargaan kepada juara lomba desain Batik. (Ist)
Bupati Minta Dekranasda Sidoarjo Terus Kembangkan Produk Kerajinan Khas Kabupaten Sidoarjo. Tampak Bupati Subandi didampingi Ketua Dekranasfa Sifoarjo Sriatun Subandi saat menyerahkan piagam dan penghargaan kepada juara lomba desain Batik. (Ist)

SIDOARJO | B-news.id - Pemkab Sidoarjo terus mendorong perkembangan produk kerajinan khas Kabupaten Sidoarjo. Salah satunya produk kerajinan batik tulis Sidoarjo. Pagi tadi, Pemkab Sidoarjo bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah/Dekranasda Sidoarjo menggelar Gebyar Batik Sidoarjo di pendopo Delta Wibawa, Selasa, (1/7).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Sidoarjo H. Subandi, Ketua Dekranasda Sidoarjo Hj. dr. Sriatun Subandi serta para desainer Sidoarjo dan pengerajin batik Sidoarjo. Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Timur Dr. Dwi Mardiana Susilawati juga hadir dalam kesempatan itu.

Baca Juga: Bupati Sidoarjo Subandi : Sukseskan Gerakan ASN Sadar Pajak

Berbagai motif batik Sidoarjo dengan berbagai model busana ditampilkan pada Gebyar Batik Sidoarjo tersebut. Selain itu juga ditampilkan desain batik Sidoarjo dari para pemenang lomba desain batik Sidoarjo yang digelar Dekranasda Sidoarjo.

Terdapat delapan desain batik Sidoarjo pemenang lomba yang ditampilkan para model. Mulai dari juara terkreatif, terfavorit sampai juara harapan 1,2 dan 3 serta juara 1,2 dan 3. Selain menerima trofy dan piagam penghargaan, para pemenang lomba juga berhak menerima uang pembinaan sebesar Rp. 5 juta bagi juara pertama. 

Bupati Sidoarjo H. Subandi berharap produk kerajinan khas Sidoarjo seperti batik Sidoarjo semakin dikenal luas. Untuk itu ia meminta Dekranasda Sidoarjo semakin giat mengembangkan produk kerajinan khas Sidoarjo seperti ini.

Dikatakannya Pemkab Sidoarjo akan terus mendorong perkembangan produk kerajinan yang dihasilkan pelaku UMKM Sidoarjo. Pendampingan sampai pemasaran akan difasilitasinya.

“Kita akan coba pasarkan hasil desain batik Sidoarjo ini ke para ASN Sidoarjo,” ucapnya kepada salah satu pemenang lomba. 

Bupati Sidoarjo H. Subandi berharap warga Sidoarjo sendiri bangga akan produk kerajinan batik Sidoarjo. Menurutnya mencintai produk batik Sidoarjo dapat ditunjukkan dengan mamakainya.

Baca Juga: Ribuan ASN Sidoarjo Teguhkan Komitmen Bangun Daerah pada Apel Akbar 2026

Dikatakannya dengan membeli produk-produk kerajinan UMKM Sidoarjo sama halnya dengan mendukung perekonomian daerah. Hal tersebut juga berarti meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sidoarjo. 

“Menurut data BPS, jumlah UMKM kita 200 ribu lebih, kekuatan perekonomian Sidoarjo ditangan para UMKM,”ucapnya.

Sementara itu Ketua Dekranasda Sidoarjo Hj. Sriatun Subandi mengatakan Gebyar Batik Sidoarjo menjadi wujud nyata menggali, melestarikan dan mengembangkan potensi kerajinan daerah.

Dikatakannya kerajinan bukan hanya soal estetika. Namun juga tentang identitas, kreatifitas danketahanan ekonomi.

Baca Juga: Rotasi Pejabat Sidoarjo, Bupati Subandi: Loyalitas itu Penting,Tidak Boleh Ada Kotak- kotak

“Ditengah tantangan globalisasi dan perkembangan jaman, kita perlu terus mendorong inovasi dan peningkatan kualitas produk agar kerjainan lokal kita mampu bersaing dipasar nasional maupun internasional,”ucapnya.

Hj. Sriatun Subandi mengatakan lomba desain batik Sidoarjo menjadi salah satu inovasi dalam mengembangkan produk kerajinan batik Sidoarjo. Desain batik Sidoarjo yang ditetapkan dalam lomba harus mencerminkan Kabupaten Sidoarjo.

Seperti halnya Kabupaten Sidoarjo yang terkenal dengan udang bandeng, candi Pari bahkan makanan klepon dan kue lumpur Sidoarjo. Pesertanya mulai remaja hingga mahasiswa sampai masyarakat umum.

“Desain batik Sidoarjo wajib mengadung filosofi tentang Kabupaten Sidoarjo,”ucapnya. (*)

Berita Terbaru