KOTA MOJOKERTO | B-news.id - Pemerintah Kota Mojokerto kembali menegaskan komitmennya dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi seluruh warganya.
Dalam acara Gathering Badan Usaha yang mengusung tema "Kepatuhan Badan Usaha sebagai Pilar Jaminan Sosial yang Berkelanjutan" Wali Kota Mojokerto Ika puspitasari menyampaikan apresiasi tinggi kepada BPJS Kesehatan dan seluruh badan usaha atas kontribusi nyata mereka dalam mendukung sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Acara tersebut berlangsung di Ballroom Ayola Sunrise Hotel, pada Senin (16/6).
Baca Juga: Wujudkan Pengadaan Transparan, Pemkot Mojokerto Teken Kontrak Payung ATK Kertas di Tahun 2026
Dalam sambutannya, Ning Ita sapaan akrab wali kota menegaskan bahwa Kota Mojokerto merupakan salah satu daerah yang telah berhasil mencapai Universal Health Coverage (UHC) sejak tahun 2018.
Capaian ini menandakan bahwa seluruh penduduk Kota Mojokerto telah terjamin dalam kepesertaan program JKN, yang memungkinkan mereka untuk mendapatkan akses layanan kesehatan secara menyeluruh.
Lebih lanjut, beliau memaparkan bahwa mayoritas peserta JKN di Kota Mojokerto dibiayai melalui skema Penerima Bantuan Iuran Daerah (PBID), yaitu premi yang dibayarkan oleh pemerintah kota melalui APBD.
Saat ini, sekitar 43�ri total peserta BPJS di Kota Mojokerto berasal dari kelompok PBID, yang merupakan cerminan nyata dari komitmen pemerintah daerah dalam menjamin perlindungan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Meski demikian, Ning Ita juga menyampaikan badan usaha juga berperan penting dalam menjaga keberlanjutan program jaminan kesehatan. Menurutnya, badan usaha memiliki peran strategis dalam menjamin kesehatan para pekerjanya dan secara tidak langsung berkontribusi besar terhadap kesejahteraan masyarakat secara luas.
Baca Juga: Lagi, Destinasi Wisata Kota Mojokerto Susur Sungai Ngotok
“Kontribusi Bapak Ibu semua, selaku badan usaha, dalam memberikan jaminan kesehatan kepada para pekerjanya sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ini bukan hanya soal kepatuhan regulatif, tapi juga bentuk tanggung jawab sosial yang berdampak langsung bagi kesejahteraan,” tegasnya.
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari foto bersama peserta Gathering Badan Usaha dengan BPJS di Ayola Sunrise Mall. (ist)
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah daerah, badan usaha, masyarakat, dan BPJS Kesehatan sebagai leading sector dalam pengelolaan jaminan sosial kesehatan nasional.
Baca Juga: Wali Kota Mojokerto Dorong Generasi Muda Adaptif Hadapi Disrupsi Digital
“Harapan kami, sinergi dan kolaborasi yang sudah terbentuk ini dapat terus dipertahankan dan bahkan ditingkatkan. Karena keberhasilan jaminan kesehatan tidak bisa berdiri sendiri. Diperlukan komitmen kolektif dari seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera,” tambahnya.
Ia menutup sambutannya dengan pesan kebangsaan yang kuat, mengingatkan bahwa membangun Indonesia tidak selalu dimulai dari pusat, tetapi dari kontribusi nyata di daerah.
“Ini adalah wujud konkret kita membangun Indonesia dari daerah kita masing-masing. Ini adalah bukti nyata bahwa kita sebagai warga bangsa memiliki komitmen untuk ikut bersama-sama membangun negara kita,” pungkasnya. (*)
Editor : Zainul Arifin