Prestasi Cabor Ski Air di PON 21 2024 Aceh, M Nabil.: Berkat Sentuhan Tangan Dingin Sang Pelatih yang Luar Biasa

avatar Zainul Arifin
Tim atlet Sky Air Jawa Timur saat menerima penghargaan tropy. (Ist)
Tim atlet Sky Air Jawa Timur saat menerima penghargaan tropy. (Ist)

SURABAYA | B-news.id -  Atletik Jawa Timur terutama Cabang Olahraga Ski Air berhasil meraih juara umum dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 di Aceh-Sumut dengan torehan 7 medali emas, 2 perak, dan 5 perunggu.

Torehan prestasi ini mendapat apresiasi tinggi dari Ketua Umum KONI Jawa Timur, M. Nabil.

Baca Juga: Atlet Jawa Timur Sumbang Medali Terbesar bagi Kontingen Indonesia

Menurut Nabil, kesuksesan ini tak lepas dari kepemimpinan mantan atlet yang kini menjabat sebagai Ketua Pengprov Ski Air dan Wakeboard Indonesia (PSAWI) Jawa Timur, Baiq Vera Yolandasari.

"Ski air ini kan atletnya mumpuni, latihannya luar biasa. Mereka sempat melakukan try out ke Malaysia dua kali. Ditambah Bu Yolanda yang adalah mantan atlet, pelatih, sekaligus ketua umum ski air Jatim, yang punya kapasitas luar biasa. Sentuhan tangan dinginnya berjalan dengan baik untuk menangani tim. Meskipun daerah lain juga kuat, kita tetap memimpin," jelas Nabil belum lama ini dalam suatu kesempatan di Surabaya. 

Nabil menegaskan bahwa perolehan medali yang luar biasa dari cabang ski air tidak lepas dari perhitungan sport science yang sudah diterapkan oleh KONI Jawa Timur. Ski air adalah salah satu cabang olahraga yang dioptimalkan untuk meraih medali emas di PON.

Baca Juga: Pengukuhan Pengurus Baru Koni, M Nabil : Jadikan Bondowoso Sebagai Lumbung Atlet Potensial Jawa Timur

"Dari PON sebelumnya, mereka juara umum dengan 4-5 medali. Sekarang, sudah mencapai 7 medali emas. Tidak ada yang tidak kami perkirakan," tambahnya.

Meskipun meraih juara umum, Nabil memberikan pesan penting untuk cabang ski air, yakni perlunya regenerasi atlet yang lebih cepat.

Baca Juga: Ketua KONI Jatim M Nabil Dampingi Menpora Erick Tohir Meresmikan Laboratorium Unesa 

Hal ini bertujuan untuk menghasilkan lebih banyak atlet potensial bagi Jawa Timur di masa depan.

"Regenerasi itu sangat penting, jangan sampai terjadi kekosongan atlet pada event-event berikutnya yang mewakili Jawa Timur atau Indonesia. Keberhasilan ini harus dihitung sebagai langkah awal, lapis keduanya harus dimaksimalkan. Itu pesan saya untuk ski air," pungkas Nabil.(*) 

Berita Terbaru