KABUPATEN MOJOKERTO | B-news.id - Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati memberikan arahan tegas terkait peningkatan mutu pelayanan dan pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) bidang kesehatan di Kabupaten Mojokerto.
Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Ikfina kepada 60 peserta dari UOBK RSUD Prof. Dr. Soekandar dan RSUD RA. Basoeni serta 27 UPTD Puskesmas Se-Kabupaten Mojokerto ketika menghadiri dan membuka pelaksanaan pembinaan BLUD bidang kesehatan, di Aula Aston Mojokerto Hotel & Conference Center, pada Kamis (19/12) pagi.
Baca Juga: KemenHAM dan Pemkab Mojokerto Pastikan Evaluasi Total Pasca Insiden Dugaan Keracunan
Dalam arahannya, Bupati Ikfina mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengelola BLUD atas kerja sama dan kinerja luar biasa yang telah ditunjukkan selama ini. Ia menekankan bahwa BLUD, khususnya di bidang kesehatan, memiliki tanggung jawab besar terhadap pelayanan masyarakat.
"Fokus utama anda pada pelayanan dan anda semuanya diberikan target indikator-indikator yang harus dicapai. Selain itu, kinerja pelayanan anda semuanya nilainya dari presentase dari kostumer yang datang untuk meminta pelayanan kepada anda semuanya," ujar Ikfina.
Bupati Ikfina juga menekankan selain fokus pada pelayanan terhadap masyarakat, pengelolaan keuangan juga harus transparan dan akuntabel.
"Saya minta tolong nomor satu pelayanan, berikutnya pengelolaan keuangan juga harus sesuai standar. Dinas Kesehatan serta 27 Puskesmas saya harap tidak masalah, karena kalau anda semua ada masalah dengan pengelolaan keuangan saya yakin pasti akan berpengaruh terhadap kualitas pelayanan," tegasnya.
Baca Juga: Apel Penerimaan KKN-BBK Unair, Gus Bupati Harap Mahasiswa Bawa Program Inovatif dan Berkelanjutan
Bupati Ikfina berfoto bersama dengan para peserta pembinaan mutu BLUD Kabupaten Mojokerto. (ist)
Diakhir arahannya, Bupati Ikfina mengajak semua pihak untuk bekerja lebih baik lagi dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Kabupaten Mojokerto.
“Semua ini kita lakukan tidak hanya untuk bangsa dan negara, tetapi juga untuk keluarga masing-masing. Jaga diri, tingkatkan kinerja, dan pastikan pelayanan kesehatan di Kabupaten Mojokerto semakin baik lagi,” pintanya.
Baca Juga: Aksi Demo Pamong Majapahit Kepada Bupati Mojokerto, Picu Kemarahan Kiai Asep
Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Nurul Istiqomah, dalam laporan kegiatan menyampaikan tujuan pembinaan BLUD ini adalah meningkatkan kapasitas SDM pengelola BLUD, baik di RSUD maupun 27 UPTD puskesmas di Kabupaten Mojokerto.
“Dari kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja dalam pelaksanaan pengelolaan BLUD dan diharapkan mampu meningkatkan serta mempertahankan mutu pelayanan kesehatan," pungkasnya.
Dengan pembinaan ini, diharapkan pengelolaan BLUD di Kabupaten Mojokerto semakin profesional dan mampu memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat. (*)
Editor : Zainul Arifin