GRESIK | B-news.id - Sehari setelah bencana angin puting beliung dan beberapa rumah terpaksa kehilangan atap baik genting maupun asbes yang beterbangan karena ganas nya angin pada Jumat malam, Bupati Gresik menjengul dan membantu korban angin pada Sabtu siang ( 14/12).
Setidaknya ada dua desa di Kecamatan Ujungpangkah, yang terdampak bencana angin puting beliung di Desa Glatik dan Desa Ketapanglor.
Baca Juga: Buruh Dari FNPBI Gresik Turun ke Jalan Peringati May Day
Di lokasi yang terdampak angin puting beliung Bupati Gresik Fandi Achmad Yani langsung menemui warga yang terdampak dengan meninjau rumah rusak akibat terjangan angin puting beliung.
Tidak hanya meninjau lokasi secara langsung, Bupati Gresik Fandi Achmad Yani juga memberikan bantuan ratusan paket diantaranya 65 paket sembako, 65 kasur lipat matras dan 65 paket kotak lauk pauk dan biskuit.
Bupati Yani didampingi Kepala BPBD Sukardi, Kepala Dinas CKPKP, Ida Lailatussa'diyah serta Camat Ujungpangkah, Shofwan Hadi disambut hangat oleh masyarakat.
"Kami hadir langsung bersama dinas terkait dan perangkat desa untuk memastikan penanganan pascabencana berjalan baik. Mudah-mudahan bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat yang terdampak," ujarnya,Sabtu (14/12).
Bupati Gresik sambangi korban puting beliung. (ist)
Bupati juga mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat, termasuk keterlibatan Muspika dan perangkat desa dalam membantu perbaikan rumah warga.
Baca Juga: Kisah Srikandi Bangkit Dari Keterpurukan
"Setelah kejadian, masyarakat bersama-sama langsung memperbaiki atap rumah yang rusak. Ini menunjukkan kekompakan yang luar biasa," tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat saat ini telah memasuki musim penghujan.
Dia mengingatkan potensi bencana seperti angin puting beliung yang mungkin terjadi di wilayah Gresik.
"Kami berharap masyarakat Gresik, khususnya yang berada di daerah rawan, tetap siaga. Bila ada pepohonan besar di sekitar rumah, lebih baik dipangkas untuk mengurangi risiko," pesan bupati.
Baca Juga: Kunjungan Lemhannas RI ke Smelter PTFI: Pastikan Kedaulatan SDA Nasional Melalui Hilirisasi
Kepala BPBD Gresik Sukardi menambahkan ada beberapa desa di Ujungpangkah yang memang masuk dalam potensi bencana puting beliung.
"Ada tiga desa yakni Glatik, Ketapanglor dan Karangrejo yang masuk dalam potensi bencana angin puting beliung," pungkasnya.
Kholidin (38) salah satu warga Desa Glatik yang terdampak dan menerima bantuan mengatakan, adanya bantuan dan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Gresik tersebut dirinya merasa bersyukur dan berterima kasih.
"Semoga semua bantuan yang diberikan bisa manfaat. Dan mudah-mudahan bagi semua pihak yang membantu, diberikan rezeki yang lebih barokah oleh Alloh SWT," tutur Kholidin. (adv)
Editor : Zainul Arifin