Wakaf EcoMasjid: Ikhtiar Makmurkan Umat dari Masjid

avatar b-news.id
Narasumber tentang wakaf Eco Masjid. (ist)
Narasumber tentang wakaf Eco Masjid. (ist)

GRESIK | B-news.id - AKAS Foundation Gresik bekerjasama dengan Yayasan Manarul Ilmi ITS Surabaya telah menyelenggarakan seminar Wakaf EcoMasjid, mengambil tema Ikhtiar Makmurkan Umat dari Masjid, berlangsung di Putri Mijil Pendopo Kabupaten Gresik  

Kegiatan ini merupakan titik awal dari realisasi Pembangunan Ecomasjid Darus Syarqi di Ujungpangkah Gresik, selanjutnya pembangunan sarana pendidikan serta untuk kegiatan dakwah.

Baca Juga: Bupati Gresik Dampingi Gubernur Khofifah Tinjau Wisata Edukasi GUS di Balongpanggang

Hadir para peserta seminar adalah takmir masjid, aktivis dakwah, dosen, mahasiswa, donatur dan masyarakat umum. 

Seminar dibuka oleh Ketua BWI Kabupaten Gresik, Ir. Moh Ismail Hamim, M.M. dalam sambutannya memberikan pesan kepada peserta untuk aktif dalam gerakan wakaf dan memastikan lembaga pengelola wakaf yang kredibel.

Beliau juga menekankan pentingnya membangun sinergi antara berbagai pihak untuk mewujudkan pembangunan masjid yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

"Orang yang berwakaf itu sudah lumayan banyak, namun pengelolaan dan pemanfaatan dari wakaf itu masih minim, sehingga diperlukan terobosan mendayagunakan secara maksimal barang wakaf tersebut," paparnya. 

Seminar ini menghadirkan sejumlah narasumber ahli di bidangnya, antara lain: Dr. KH. Tatang Astaruddin, M.Si. (Wakil Ketua BWI Jakarta), Ar. Tedi Aria Permana N, S.T, IAI. (Yayasan Manarul Ilmi ITS Surabaya), Nurul Fauwziah, S.T. (Dinas Cipta Karya, Perumahan, dan Kawasan Permukiman Gresik), Ir. Rohmad, M.M. (Masjid Nurul Jannah Petrokimia Gresik). 

Baca Juga: Pemkab Gresik Apresiasi 26 Pelaku Ekonomi Kreatif

Nurul Fauwziah, S.T. (Dinas CKPKP Gresik), memberikan materi tentang legalitas dan sertifikasi green building, dari proses mendapatkan sertifikasi green building untuk masjid dan manfaatnya bagi lingkungan dan masyarakat. 

 Ir. Rohmad, M.M. (Masjid Nurul Jannah Petrokimia Gresik), berbagi pengalaman tentang usaha Masjid Nurul Jannah menjadi masjid yang terbuka, asri dan nyaman untuk semua kalangan. 

 Dr. KH. Tatang Astaruddin, M.Si. (Wakil Ketua BWI Pusat) memaparkan materinya melalui online langsung dari Madinah karena yang bersangkutan sedang ibadah umrah, menjelaskan tentang pentingnya gerakan wakaf dalam memajukan pembangunan di berbagai bidang, termasuk pembangunan masjid.

Beliau menekankan pentingnya peran wakaf dalam mewujudkan masjid yang tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat. 

Baca Juga: Pemkab Gresik Beri Apresiasi Wajib Pajak yang Patuh Kontribusi

 Ar. Tedi Aria Permana N, S.T, IAI. (YMI ITS Surabaya) memaparkan konsep desain masjid yang eco green. Beliau menjelaskan bagaimana desain masjid dapat dirancang dengan memperhatikan aspek keberlanjutan dan ramah lingkungan, seperti penggunaan material daur ulang, sistem pencahayaan alami, dan penghematan air.

Acara menjadi semakin meriah dengan pendamping bazar sembako dari Bulog Jatim dan PT Rajawali Nusindo (RNI), juga belasan UMKM aneka makanan dan minuman, di pelataran pendopo. 

Seminar Wakaf EcoMasjid ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk mendorong gerakan wakaf yang lebih ramah lingkungan di Gresik dan sekitarnya. juga diharapkan dapat menginspirasi para pengurus masjid untuk membangun masjid yang tidak hanya indah dan megah, tetapi juga bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat.(ali)

Berita Terbaru