GRESIK | B-news.id - Atrium Gressmall menjadi saksi dari juara di cabang olahraga Elektronik Sports Indonesia (ESI) yang nenggelar Porkab tahun 2024, juara dari 4 nomer yang dilombakan menyebar di sejumlah kecamatan.
Pertandingan antar kecamatan se Kabupaten Gresik dalam Pekan Olahraga Kabupaten Gresik 2024, mempertandingkan 16 cabang olahraga , sementara untuk e sports mempertandingkan 4 nomer yaitu : e football, Mobil Legend, Free Fire, dan PUBG.
Baca Juga: Buruh Dari FNPBI Gresik Turun ke Jalan Peringati May Day
Sebagai juara Porkab 2024 Kabupaten Gresik, nomer pertandingan : Free Fire : 1. Kecamatan Wringinanom, 2. Kecamatan Kedamean, 3.Kecamatan Ujung pangkah, nomer pertandingan Mobike Legend : 1. Kecamatan Gresik, 2. Kecamatan Manyar, 3. Kecamatan Bungah, nomer pertandingan e football: 1. Kecamatan Manyar, 2. Kecamatan Sedayu, 3. Kecamatan Kebomas, nomer pertandingan PUBG: 1. Kecamatan Menganti, 2. Kecamatan Gresik, 3. Kecamatan Manyar.
Para pemain / player, selain mendapat medali dan trophy, juga mendapat uang pembinaan berturut turut, juara 1 mendapat 3 juta, juara 2 mendapat 2 juta, juara 3 mendapat 1 juta.
Perwakilan dari PT Smelting menyerahkan medali dan trophy untuk nomer free fire. (ist)
Baca Juga: Kisah Srikandi Bangkit Dari Keterpurukan
Ketua ESI Kabupaten Gresik, Ali Sugiarto merasa bangga dan bersyukur cabang olahraganya ikut dipertandingkan dalam Porkab 2024.
"Kami yang baru 4 di Kabupaten Gresik, dan ikut dalam Porkab adalah suatu anugerah, moment ini ajang mencari bibit baru untuk pertandingan di tingkat propinsi, sementara bulan September besok 1 tim dari Gresik memperkuat Jatim berangkat menuju PON di kota Medan", papar Sugiarto. Rabu malam (28/8).
Baca Juga: MAN 1 Gresik Gelar Magic Sport IV, Peserta dari Berbagai SMP se- Gerbangkertasusila Ikut Berlaga
Salah seorang pengurus KONI Gresik, Masruron dalam sambutan penutupan berharap agar para juara tetap semangat berlatih untuk menuju jenjang pertandingan yang lebih tinggi.
"Yang juara 1 tetap berlatih untuk bisa menuju Porprop, yang juara 2 dan 3 juga mesti lebih semangat lagi dalam berlatih, dan anggap saja kegagalan adalah adalah sukses yang tertunda", papar Masruron. (ali)
Editor : Zainul Arifin