Pj Wali Kota Mojokerto Serius Berantas Judi Online Hingga Sidak Ponsel ASN dan Sanksi Sesuai Undang-undang 

Pj Wali Kota Mojokerto Ali Kuncoro didampingi Kepala BKPSDM Moh Imron dan Kepala Diskominfo Santi Retnaningtyas sidak ponsel ASN. (ist)
Pj Wali Kota Mojokerto Ali Kuncoro didampingi Kepala BKPSDM Moh Imron dan Kepala Diskominfo Santi Retnaningtyas sidak ponsel ASN. (ist)
b-news.id leaderboard

KOTA MOJOKERTO | B-news.id - Sesuai himbauan Presiden RI Joko Widodo terkait maraknya judi online, Penjabat (Pj.) Wali Kota Mojokerto M. Ali Kuncoro serius mendukung gerakan memberantas judi online.

Sebagai bentuk nyatanya, pria yang akrab disapa Mas Pj tersebut melakukan sidak pada ponsel milik Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Mojokerto pada Senin (1/7).

Sidak ini dilakukan sebagai tindak lanjut setelah sebelumnya, Mas Pj telah tegas mengingatkan ASN Pemkot Mojokerto untuk tidak terlibat dalam judi online. Bahkan ia juga telah sempat mewanti pada seluruh jajarannya jika ada ASN yang terbukti melanggar dan terlibat judi online akan ada dijatuhi sanksi disiplin sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Jadi kita benar-benar serius, hari ini kita lakukan sidak ke unit-unit kerja di lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto, untuk memeriksa apakah ada aplikasi judi online di HP mereka," ujar mas Pj. 

Maka sebagai langkah awal, ada dua OPD yang dilakukan sidak ponsel hari ini. Yaitu di kantor Dinas Kominfo dan DPMPTSP. Dari sidak dua lokasi ini, ditemukan lima ponsel milik ASN dan Non - ASN Pemkot Mojokerto yang dicurigai terlibat judi online. Pasalnya di ponsel lima orang tersebut didapati ada aplikasi yang dicurigai merupakan aplikasi judi online. 

Menyikapi temuan tersebut, Mas Pj menegaskan lima orang tersebut akan segera diproses dengan pemanggilan melalui Badan Kepegawaian Daerah Kota Mojokerto. 

"Pertama mereka besok akan dipanggil ke BKD, apabila terbukti maka akan kita lakukan pembinaan terlebih dahulu, kita minta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya," tegasnya. 

"Akan tetapi apabila dikemudian hari masih tetap melanggar maka akan kita berikan sanksi sesuai dengan UU tentang ASN," imbuhnya.

Baca Juga : Pemkot Surabaya Tindak Tegas ASN yang Terlibat Judi Online

Ditemukan ponsel ASN yang diduga ada fitur judi onlinenya. (ist)

Lebih lanjut pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jatim tersebut menegaskan bahwa permasalahan judi online memang menjadi perhatian khusus bagi Mas Pj. Hal ini karena judi online memiliki bahaya yang sangat masif serta mengakibatkan dampak yang luar biasa.

"Tentu saya pribadi ingin setiap ASN di lingkup Pemkot Mojokerto bisa menjadi teladan, bahwa mereka tidak bermain judi online, karena membawa dampak negatif yang sangat luar biasa di kehidupan," harapnya. 

Baca Juga : Pj. Wali Kota Mojokerto Ali Kuncoro Ancam Tindak Tegas ASN Terlibat Judi Online

Pemkot Mojokerto akan terus melakukan pengawasan serta pembinaan pegawai secara berkala sehingga tidak ada pegawai atau ASN Pemkot Mojokerto yang melakukan judi online. 

"Kepala OPD harus bertanggung jawab kepada jajarannya, memberikan pembinaan, pencerahan dan penambahan wawasan termasuk bahayanya ketika terperangkap judi online," jelasnya.

"Sekali lagi ini gerakannya harus terstruktur, sistematis dan masif serta harus dilaksanakan dengan bersama-sama," pungkasnya.

Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mojokerto Muhammad Imron menambahkan, jika terbukti terlibat judi online maka akan diberikan sanksi sesuai dengan PP 94 tahun 2021.

"Kita tidak akan pandang bulu jika memang terbukti maka akan kita berikan sanksi disiplin tergantung dari pelanggaran yang dilakukan mulai dari sanksi ringan sampai berat seperti penurunan pangkat atau penundaan kenaikan pangkat," tegas Imron. (eko)

b-news.id skyscraper

Berita Lainnya

b-news.id skyscraper