Gelar Dialog Bersama Petani, Wali Kota Ning Ita Harap Sinergitas untuk Ketahanan Pangan

Reporter : Eko Purbo
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat memberikan sambutan didampingi Kepala DKPP Kota Mojokerto Novi Raharjo. (ist)

KOTA MOJOKERTO | B-news.id - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menggelar dialog bersama para petani dan Kelompok Wanita Tani (KWT) Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajuritkulon, pada Rabu (5/11).

Dalam pertemuan tersebut, Ning Ita sapaan akrab Wali Kota berinteraksi langsung dengan warga untuk menginventarisir berbagai persoalan yang dihadapi dalam menjaga ketahanan pangan di wilayahnya.

Baca juga: Wujudkan Pengadaan Transparan, Pemkot Mojokerto Teken Kontrak Payung ATK Kertas di Tahun 2026

Beberapa kebutuhan yang disampaikan oleh para petani antara lain hand traktor mini, mesin pompa air, sprayer, serta permasalahan pencurian buah jeruk di Taman Belajar Mandiri (TBM). Menanggapi hal itu, Ning Ita memberikan sejumlah solusi praktis dan arahan kepada jajaran terkait.

“Untuk kebutuhan sprayer, bisa memanfaatkan sprayer handsanitizer yang dulu digunakan saat pandemi Covid-19,” ujar Ning Ita.

Ia menambahkan “Sedangkan untuk mengatasi pencurian hasil panen jeruk, DKPP dapat menganggarkan pemasangan kawat berduri pada tahun depan,” imbuhnya.

Baca juga: Lagi, Destinasi Wisata Kota Mojokerto Susur Sungai Ngotok

Lebih lanjut, Ning Ita menegaskan bahwa ketahanan pangan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi juga memerlukan sinergi dengan jajaran TNI dan Polri. 

“Masalah ketahanan pangan ini perlu dukungan semua pihak agar program-program pertanian di Kota Mojokerto berjalan efektif dan berkelanjutan,” tuturnya.

Baca juga: Wali Kota Mojokerto Dorong Generasi Muda Adaptif Hadapi Disrupsi Digital

Sebagai langkah lanjutan, Ning Ita menginstruksikan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) untuk melakukan inventarisasi terhadap lahan pertanian yang masih produktif. Ia juga berencana meninjau langsung kondisi lapangan guna memastikan kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kebutuhan para petani.

Melalui pertemuan ini, Pemkot Mojokerto berkomitmen memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga kemandirian dan keberlanjutan pangan di tingkat lokal, demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. (*)

Editor : Zainul Arifin

Daerah
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru