Hari Sumpah Pemuda 2025

Bupati Sidoarjo Subandi Ajak Generasi Muda Bijak Bermedsos  

Reporter : Redaksi
Bupati Sidoarjo Subabdi menyerahkan piala kompetisi literasi sains jenjang SD kepada enam anak di 3 SD usai upacara Hari Sumpah Pemuda di halaman parkir Mall Pelayanan Publik Jalan Lingkar Timur Sidoarjo. (ist)

SIDOARJO | B-news.id - Penggunaan media sosial (medsos) akhir-akhir ini terkadang banyak menjurus ke hal yang negatif dan membahayakan diri sendiri dan dipergunakan tidak sebagaimana mestinya.

Generasi muda diharapkan saat mendapatkan informasi melalui medsos harus benar-benar di filter terlebih dahulu sehingga dapat diketahui informasi tersebut sebenar-benarnya. Para generasi milenial harus mempunyai etika dan cakap dalam penggunaan medsos tersebut. 

Baca juga: Bupati Sidoarjo Subandi : Sukseskan Gerakan ASN Sadar Pajak

Perlunya pemahaman yang bijak dan cakap dalam bermedia sosial harus kita perhatikan dan kalau bisa memberikan hasil yang positif juga untuk bermedia sosial ini. 

"Di filter terlebih dulu yang lebih mendalam, jangan langsung diterima mentah-mentah informasi tersebut. Dunia maya itu sangat cepat, sepersekian detik saja, informasi itu sudah sampai dan dibaca banyak orang," kata Bupati Sidoarjo, H Subandi usai upacara Hari Sumpah Pemuda 2025. 

Bupati Sidoarjo H Subandi mengajak generasi muda Sidoarjo saat ini lebih bijak dalam menggunakan teknologi gadget atau handphone. Dia khawatir banyak anak-anak yang menggunakan gadget secara bebas tanpa pengawasan orang tua bisa mengarahkan ke hal yang negatif. 

"Untuk anak-anakku khususnya generasi muda, untuk berhati-hati dalam menggunakan teknologi, terutama media sosial seperti TikTok, agar tidak terpengaruh oleh konten yang tidak seimbang atau tidak bermanfaat, konten yang hanya menampilkan kehidupan yang sempurna atau tidak realistis," kata Subandi, Selasa (28/10/2025).

Pernyataan itu disampaikan oleh Subandi usai melaksanakan agenda Upacara Hari Sumpah Pemuda 2025 di halaman parkir Mall Pelayanan Publik/MPP Lingkar Timur Sidoarjo. Dalam kesempatan tersebut Bupati Subandi menyampaikan agar kita semua terutama orang tua lebih mengawasi anaknya dalam menggunakan teknologi gadget.

Subandi juga menjelaskan, salah satu yang paling berdampak akan pengaruh jahat gadget itu ialah pengaruh judi online (judol) atau pinjaman online (pinjol). Bahkan pengaruh judol dan pinjol itu bisa menyasar ke anak-anak dan remaja sehingga sangat berbahaya dan dapat menyebabkan berbagai masalah.

"Buat anakku anak-anak sekolah, untuk berhati-hati pengaruh judi online dan pinjaman online (pinjol) pada anak-anak dan remaja sangat berbahaya dan dapat menyebabkan berbagai masalah, mulai dari ketergantungan dan kecanduan judi online dapat menyebabkan anak-anak dan remaja menjadi ketergantungan dan kecanduan, sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari dan prestasi dalam belajar," ujarnya.

Bupati Subandi menyampaikan sambutan sekaligus membacaksn teks dari Menpora RI dalam upacara Hari Sumpah Pemuda Tahun 2025. (ist)

Subandi juga berpesan, untuk menyikapi persoalan itu maka dibutuhkannya peran aktif orang tua. Dia menyebut bahwa adanya pinjol dapat menyebabkan ibu-ibu dan anak-anak dalam masalah keuangan yang serius, termasuk utang yang menumpuk dan bunga yang tinggi.

Untuk itu, dalam kesempatan tersebut Subandi mengajak semua yang hadir terutama para orang tua untuk mencegah anak-anak dan remaja terjerat judi online dan pinjol.

"Orang tua dapat memantau aktivitas anak-anaknya melalui internet dan membatasi akses ke situs judi online dan pinjol. Orang tua dapat meningkatkan literasi keuangan anak-anaknya dengan mengajarkan mereka tentang pengelolaan keuangan yang bijak," ajak Subandi.

Seperti diketahui, upacara bendera memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97 tahun 2025 digelar Pemerintah Kabupaten Sidoarjo di halaman parkir Mall Pelayanan Publik/MPP Lingkar Timur Sidoarjo, Selasa, (28/10).

Baca juga: Ribuan ASN Sidoarjo Teguhkan Komitmen Bangun Daerah pada Apel Akbar 2026

Upacara yang dipimpin langsung Bupati Sidoarjo H. Subandi berjalan dengan khidmat. Seluruh rangkaian upacara yang diikuti ratusan peserta berjalan lancar. Mulai dari pengibaran bendera merah putih sampai pembacaan teks Putusan Kongres Pemuda Indonesia tahun 1928 tanpa kendala. 

Bupati Sidoarjo H. Subandi yang membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Erick Thohir mengajak seluruh pemuda dan pemudi Indonesia terus bergerak, berkarya, serta berinovasi demi mewujudkan Indonesia yang lebih maju.

Disampaikannya saat ini masyarakat hidup di zaman yang serba cepat dan penuh perubahan. Oleh karenanya pemuda Indonesia saat ini harus mampu menjadi pelaku perubahan, bukan hanya penonton di tengah perkembangan dunia digital yang terus bergerak.

“Jadilah pemuda yang adaptif, kreatif, dan berintegritas. Gunakan kecerdasan, semangat, dan kemampuan untuk membangun negeri ini dari berbagai bidang, baik pendidikan, ekonomi, lingkungan, maupun sosial,”pintanya.

Bupati Sidoarjo H. Subandi juga menyampaikan bahwa momentum Hari Sumpah Pemuda ke-97 ini menjadi waktu yang tepat untuk melakukan refleksi diri. Sudah sejauh mana kontribusi kita untuk bangsa. Apakah kita telah menjadi bagian dari solusi atau justru menjadi penonton di tengah perubahan?. 

“Saatnya kita buktikan bahwa generasi muda Indonesia adalah generasi yang siap beraksi, bukan hanya bereaksi. Gunakan kecanggihan teknologi untuk hal positif. Gunakan media sosial untuk menyebarkan inspirasi, bukan kebencian,”ajaknya.

Berfoto bersama usai penyerahan piala. (ist)

Baca juga: Rotasi Pejabat Sidoarjo, Bupati Subandi: Loyalitas itu Penting,Tidak Boleh Ada Kotak- kotak

Dalam kesempatan itu ia juga mengajak seluruh pemuda Indonesia untuk kembali menyalakan api semangat perjuangan di dalam diri masing-masing. Ia mengajak untuk melanjutkan cita-cita luhur para pendahulu bangsa dengan langkah nyata. 

Hal tersebut dapat dimulai dengan membangun Indonesia dari hal-hal kecil di lingkungan sekitar tempat tinggal. Maupun dari bidang keahlian yang dikuasai hingga karya- karya besar yang dapat membanggakan negeri.

“Jangan pernah berhenti mencintai Indonesia, karena dari cinta itulah lahir pengabdian yang tulus. Mari kita terus bergerak bersama, menggandeng tangan satu sama lain tanpa memandang perbedaan. Bersama kita bisa membangun Indonesia yang lebih kuat, adil, maju, dan sejahtera,”semangatnya.

Selain itu Bupati Sidoarjo H. Subandi meminta pemuda Indonesia juga harus terus menjaga persatuan. Perbedaan suku, agama, dan budaya yang dimiliki Indonesia bukanlah penghalang, tetapi kekayaan yang memperindah bangsa indonesia.

Oleh karenanya ia mengajak generasi penerus bangsa untuk terus menjaga persatuan, memperjuangkan kemajuan, dan menyalakan harapan bagi masa depan negeri.

“Dengan persatuan, kita akan mampu menghadapi segala tantangan, sebagaimana para pemuda tahun 1928 yang mampu melampaui perbedaan demi satu tujuan yakni Indonesia yang bersatu,” ucapnya

Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan penghargaan literasi nasional kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo dan delapan guru SD di Kabupaten Sidoarjo. Bupati Sidoarjo juga menyerahkan piala kompetisi literasi sains jenjang SD kepada enam anak di 3 SD. (adv/za)

Editor : Zainul Arifin

Daerah
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru