Berharap Untung Dari Penjualan Kambing Kurban, Malah Rp 150 Juta Melayang

Reporter : Ali Sugiarto
Foto : kambing yang bisa untuk kurban. (ist)

GRESIK | B- news.id - Perayaan Idul Adha bagi kaum pinggiran adalah makan daging gratis, bahkan pada daerah tertentu pembagian daging bisa mencapai 1-2 kg bagi setiap keluarga.

Namun bagi Qomar (35) warga Panceng, Gresik yang bekerja disalah satu perusahaan swasta harus gigit jari, pasalnya Rp 150 juta duitnya melayang, lantaran untuk membantu sahabatnya dia bekerja sama secara syariah untuk pengadaan kambing untuk kurban.

Baca juga: Matematika Jadi Pelajaran Menyenangkan, Peningkatan Guru Dalam Penyajian

Teman baiknya, sebut saja Kardi yang tinggal di perbatasan Lamongan- Jombang, dan setiap tahun selalu berdagang kambing segera di hubungi untuk bisnis musiman.

Setelah komunikasi lewat telepon, Qomar langsung memesan kambing kurban, dan langsung di transfer 50 juta, jenis kambing, dan berat kambing sudah di sebutkan dalam telepon.

Baca juga: Kawasan Kota Lama Gresik Menarik Wisatawan Mancanegara

Selang 3 hari, Kardi mengirim kambing ke rumah Qomar seharga Rp 50 juta, oleh Qomar di jual ke rekanan dan total penjualan Rp 70 juta, melihat keuntungan yang besar dan hari raya kurban masih 9 hari, Qomar pesan kambing lagi seharga Rp 150 juta, dan langsung di transfer.

Hingga H-2 telepon Kardi tidak bisa di hubungi, langsung di samperin ke rumahnya, dan Qomar menjadi lemas mendapati jawaban dari Kardi yang ternyata untuk membayar hutang pribadi.

Baca juga: Sekda Gresik Dorong Industrialisasi Pertanian Berbasis Teknologi

"Saya mohon maaf, begitu mendapat kiriman uang dan akan saya buat untuk membayar kambing di beberapa pengepul, saya ditagih hutang yang kalau tidak saya bayar hari itu anak gadis saya dibawa untuk dijadikan jaminan hutang, ya saya bayar saja, saya siap nyicil hutang tapi ya pelan pelan, hutang saya masih banyak," ujar Kardi sambil nangis sesengukan.

Qomar sedikit marah, juga ada rasa bersalah dan malu kepada calon pembeli kambing," Niat untuk mencari untung dari jualan kambing dan menolong teman, ini malah buntung,"gerutu Qomar.(*)

Editor : Zainul Arifin

Daerah
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru