Waspada Penipuan ! Setor Materai Cuma Rp 10 Ribu Dapat Rp 150 Ribu

Reporter : Ali Sugiarto
ilustrasi gambar

B-news.id - Tekanan beban hidup bagi masyarakat pinggiran yang dibawah standart atau termasuk keluarga pra sejahtera, adalah perjuangan hidup yang sungguh sangat berat, ada sedikit angin surga langsung di sambar.

Sebut saja Markonah (45) warga yang tinggal di dekat terminal Gubernur Suryo , kota Gresik, seperti biasa jam 08 pagi berangkat ke pasar kota untuk belanja kebutuhan, dan menjelang pasar ada mobil yang dikerubuti sekitar 7 orang, sontak nafsu ingin tahunya lebih besar.

Beberapa orang yang meninggalkan mobil tersebut ditanya, beberapa orang yang meninggalkan mobil mengatakan ada lembaga sosial yang akan memberikan bantuan cuma cuma uang tunai Rp 150.000,- syaratnya cuma setor copy KTP dan uang Rp10.000,- sebagai ganti meterai.

Tanpa pikir panjang, Markonah yang di dompetnya ada selembar copy KTP, segera mendekat dan ikut menyerahkan copy KTP dan selembar uang Rp 10.000,-.

"Mas, uang yang 150 ribu saya terima kapan ? Ini terpaksa saya mengurangi belanja sayur dan lauk," tanya Markonah kepada bapak dalam mobil yang mengumpulkan copy KTP dan uang Rp 10.000 sebagai ganti materai.

" Sabar ibu, berkas pengajuan ini saya bawa ke kantor, di rekap dan tanpa di survey, ketika kuota terpenuhi ya kita setop, hari ini saja masih ada kurang penerima uang Rp 150 ribu itu sebanyak 250, dan ibu beruntung masih terhitung masuk kuota penerima,dengan tumpukan copy KTP ini 5 menit lagi kuota sudah habis dan kami ke kantor," jelas bapak tadi dengan mantap.

Dalam waktu seminggu, ada beberapa. Modus penipuan setor uang pengganti materai Rp10.000,- dan akan mendapat Rp 150.000,- yang ternyata hanya angan angan saja atau angin surga.

Dari penuturan Joni (40) warga yang tinggal di sekitar terminal Joyoboyo , Surabaya juga terkena demikian dan sudah setor uang Rp 10.000,- juga copy KTP, juga Nanik (50) yang akan berbelanja di pasar Krian , Sidoarjo juga terkena modus setor 10 ribu akan dapat 150 ribu, yang hingga kini tidak ada kiriman uang Rp 150.000,-

Editor : Zainul Arifin

Daerah
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru