KOTA MOJOKERTO | B-news.id - Pemerintah Kota Mojokerto melalui Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk naik kelas.
Salah satunya melalui rangkaian pelatihan berkelanjutan yang digelar oleh Diskopukmperindag Kota Mojokerto.
Baca juga: Wujudkan Pengadaan Transparan, Pemkot Mojokerto Teken Kontrak Payung ATK Kertas di Tahun 2026
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, meninjau langsung salah satu pelatihan, yakni digital marketing di PLUT Maja Citra Kinarya, Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajuritkulon pada Rabu (3/9). Pelatihan ini diikuti 80 pelaku UMKM makanan dan minuman, yang terbagi dalam dua gelombang, masing-masing 40 peserta.
Menurut Ning Ita sapaan akrab Wali Kota, pelatihan ini merupakan program berkelanjutan. Sebelumnya, para pelaku UMKM telah mendapatkan pelatihan untuk meningkatkan kualitas produk, dan kini dilanjutkan dengan penguasaan digital marketing agar mereka mampu bersaing di era serba online.
“UMKM di Kota Mojokerto jumlahnya mencapai 27.939. Kita dorong mereka tidak hanya mahir memproduksi, tetapi juga mampu memasarkan produknya secara digital sehingga bisa memperluas pasar,” ungkap Ning Ita.
Baca juga: Lagi, Destinasi Wisata Kota Mojokerto Susur Sungai Ngotok
Selain menggelar pelatihan, Ning Ita juga rutin melakukan program Sambang UMKM atau Semangat Membangun UMKM, dengan turun langsung meninjau para pelaku usaha. Langkah ini dilakukan untuk memastikan progres, serta kendala yang dirasakan para pelaku UMKM.
Baca juga: Wali Kota Mojokerto Dorong Generasi Muda Adaptif Hadapi Disrupsi Digital
“Harapannya, UMKM kita bisa naik kelas, bukan hanya skala produksi yang meningkat, tapi juga omzet dan daya saingnya,” tegas Ning Ita.
Dengan berbagai pelatihan dan pendampingan yang digerojok secara berkelanjutan, Ning Ita berharap UMKM lokal mampu menjadi tulang punggung ekonomi daerah sekaligus menciptakan lapangan kerja baru. (")
Editor : Zainul Arifin