SURABAYA | B-news.id - Sanggar DAUN, dan Ariel Ramadhan sejak usia kanak-kanak telah meraih penghargaan internasional dan telah berpameran pada even seni rupa anak dan profesional berbagai festival budaya di Prancis, UK, Inggris, Jepang, Rusia, Korea, India dll.
Untuk pameran tunggalnya yang ke-6 ini Ariel Ramadhan menampilkan 7 karya lukis terbarunya:
Baca juga: Pameran Tunggal Lukisan Aisyah Hilya, Kehidupan Laut dan Sampah Laut
(1) "Laut Dalam Tiga Kantong Plastik", cat akrilik di atas kanvas 100x150 cm, 2025, (2) "Segara Warna", cat akrilik di atas kanvas, 130x200 cm, 2025, (3) "Kita Hidup Bersama", cat akrilik di atas kanvas, 200x130 cm, 2025, (4) "Distorsi Lautan", cat akrilik di atas kanvas, 100x150 cm, 2025, (5) "Nuansa Harmoni", cat akrilik di atas kanvas, 80x60 cm, 2025, (6) "Yang Kuat yang Berkuasa", cat akrilik di atas kanvas, 60x80 cm, 2025, dan (7) "Misteri Lautan Dalam", 140x80 cm, 2025.
"Melalui pameran lukisan kita dapat melihat Ariel Ramadhan terus menembus batas-batas kreativitas dan inovasi, membawa kita pada sebuah perjalanan spiritual dan estetika yang mendalam. Karya-karyanya menjadi sebuah undangan untuk kita semua melihat dunia dari perspektif yang berbeda, dan menemukan keindahan dalam kompleksitas dan relativitas," ungkap Arik S. Wartono usai pembukaan. Sabtu sore (9/8).
Baca juga: Luar Biasa, Azzahra Pelukis Sanggar Daun, Usia Belum 7 Tahun Sudah Pameran Tunggal
Dengan modal ketajaman intuisi dan kecerdasan intelektual, Ariel Ramadhan menunjukkan kekuatan narasi dalam bahasa ungkap seni lukis yang mumpuni. Karya-karyanya tidak hanya indah, tapi juga mengerikan dan memprovokasi pemikiran tentang kehidupan di kedalaman laut.
"Pameran ini menunjukkan bahwa Ariel Ramadhan memiliki potensi besar sebagai pelukis muda yang berbakat dan inovatif, serta mampu menjadi salah satu potensi pembeda di tengah-tengah dunia seni rupa kita," tegas Saiful Hadjar.
" Ariel Ramadhan, melalui karya-karyanya, mengajak kita untuk menyelami persoalan lingkungan laut secara lebih mendalam. Lukisan-lukisannya yang terbaru, seperti "Laut Dalam Tiga Kantong Plastik", menunjukkan kemampuan Ariel dalam menarasikan isu-isu lingkungan dengan cara yang kuat dan bernas," papar Anang Prasetyo yang ikut membuka pameran tersebut. (*)
Editor : Zainul Arifin