GRESIK | B-news.id - Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Balongpanggang kembali menjadi pusat inisiatif pemberdayaan ekonomi umat melalui kolaborasi strategis bersama Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Yayasan Dana Sosial Al Falah (YDSF).
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka program Pemberdayaan Ekonomi Umat yang difokuskan pada sektor pertanian, dengan tujuan mendukung ketahanan pangan sebagaimana arahan Presiden RI.
Baca juga: Matematika Jadi Pelajaran Menyenangkan, Peningkatan Guru Dalam Penyajian
Acara yang berlangsung di Balongpanggang ini dihadiri oleh Kabid Penais dan Zawa Kementerian Agama Kanwil Jatim Dr. M. Arwani, M. Ag, M. HI, Pengwas Zawa Kab Gresik Nelly Afroh, Kepala KUA Balongpanggang Edi Zainuddin, penyuluh agama Islam, perwakilan dari Lembaga Amil Zakat (LAZ), serta para calon penerima manfaat dari kalangan petani.
Dalam sambutannya, perwakilan dari Kemenag Provinsi Jawa Timur, H. Arwani menyampaikan pentingnya sinergi antara KUA dan lembaga zakat untuk menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan.
“Kami berharap program ini tidak hanya dilaksanakan di Balongpanggang, tapi bisa direplikasi di kecamatan-kecamatan lain sebagai contoh pemberdayaan berbasis zakat,” ungkap beliau.
Baca juga: Kawasan Kota Lama Gresik Menarik Wisatawan Mancanegara
Program pemberdayaan petani ini bukan sekadar bantuan modal, tetapi juga mencakup pelatihan teknis pertanian untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.
LAZNAS YDSF menegaskan komitmennya untuk tidak hanya hadir dalam program karitatif, tetapi juga membangun kemandirian melalui skema ekonomi produktif dari dana infaq dan zakat.
"Harapannya, para mustahik yang saat ini menerima bantuan, nantinya bisa naik kelas menjadi muzaki. Dari penerima menjadi pemberi,” tutur Alfin, perwakilan YDSF dalam sesi pengarahan.
Baca juga: Sekda Gresik Dorong Industrialisasi Pertanian Berbasis Teknologi
Pada kesempatan tersebut, juga disampaikan proses verifikasi calon penerima manfaat yang dilakukan secara hati-hati, agar tepat sasaran dan sesuai dengan kriteria. Para penyuluh agama diharapkan turut aktif melakukan pendampingan selama program berlangsung.
Program pemberdayaan petani di Balongpanggang ini merupakan salah satu dari tiga titik yang diintervensi YDSF tahun ini di Jawa Timur, sebagai bagian dari kontribusinya dalam mendorong transformasi sosial berbasis zakat produktif. (*)
Editor : Zainul Arifin