Komitmen Perangi Narkoba, Pemkot Mojokerto Sabet 2 Penghargaan dari BNN RI

Reporter : Eko Purbo
Lurah Gunung Gedangan Andika (baju batik paling kiri) saat menerima penghargaan dari BNN RI. (ist)

KOTA MOJOKERTO | B-news.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto memborong dua penghargaan dari BNN RI melalui Kelurahan Gunung Gedangan dan SMPN 4. Hal ini merupakan wujud nyata Pemkot Mojokerto berkomitmen untuk perangi narkoba.

Selain itu penghargaan dari Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) ini menjadi bukti nyata atas komitmen dan integritas dalam upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Baca juga: Kapolres Mojokerto Kota Sambangi Gereja, Pastikan Pengamanan Nataru Optimal

Dua penghargaan tersebut masing-masing diraih oleh IBM (Intervensi Berbasis Masyarakat) Kelurahan Gununggedangan sebagai IBM Berkelanjutan Terbaik se-Indonesia, serta SMP Negeri 4 Mojokerto dalam kategori Pemberdayaan Masyarakat. 

Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala BNN RI, Komjen Pol. Marthinus Hukom, pada puncak peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2025 yang digelar pada 26 Juni di Jakarta.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya Kelurahan Gununggedangan dan SMPN 4. Menurutnya, raihan ini menjadi cerminan keberhasilan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga pendidikan dalam membangun ketahanan terhadap bahaya narkoba.

"Prestasi ini adalah buah dari kerja keras dan sinergi berbagai elemen masyarakat yang terus berkomitmen mewujudkan Kota Mojokerto Bersinar, Bersih Narkoba," ungkap Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita tersebut.

Baca juga: Jelang Nataru, Pemkot Mojokerto Gelar HLM Pengendalian Inflasi

Kepala sekolah SMPN 4 Kota Mojokerto menerima penghargaan dari Kepala BNN RI Komjen Pol. Marthinus Hukom. (ist)

Komitmen kuat Ning Ita dalam memerangi narkoba juga diwujudkan melalui langkah nyata dengan turun langsung ke lapangan memberikan sosialisasi dan penguatan P4GN kepada masyarakat, serta memperluas edukasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba.

Tak hanya itu, Pemkot bersama BNN juga secara berkala melakukan tes urine bagi pegawai di lingkungan Pemkot Mojokerto, serta membentuk 9 Kelurahan Bersinar (Bersih Narkoba) sepanjang 2021 hingga 2025 sebagai bagian dari upaya pencegahan berbasis lingkungan.

Baca juga: Tinjau Pelatihan Peningkatan Produksi Tanaman Pangan, Ning Ita Berharap Ada Generasi Muda Jadi Petani

"Penyuluhan P4GN harus terus digencarkan, agar masyarakat sadar bahwa narkoba bukan hanya godaan sesaat, tetapi juga ancaman laten yang perlahan menghancurkan masa depan," tegasnya.

Dengan penghargaan ini, Kota Mojokerto semakin mengukuhkan diri sebagai kota yang serius dan konsisten dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan bebas dari narkoba. (*)

Editor : Zainul Arifin

Daerah
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru