Bulik Soima Sambangi Desa Pacet, Bupati Ikfina : Manfaatkan Potensi Untuk Tunjang Ekonomi Keluarga 

b-news.id
Bupati Ikfina membaur dengan para keluarga PKH Desa Pacet. (ist)

KABUPATEN MOJOKERTO | B-news.id - Program Bulik Soima (Bupati Tilik Deso Mirsani Masyarakat) terus digelar. Kali ini Bulik Soima sasar Desa Pacet Kecamatan Pacet. Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menghimbau kepada para KPM-PKH (Keluarga Penerima Manfaat - Program Keluarga Harapan) agar bijak dalam mengelola ekonomi keluarga. 

Hal itu disampaikan oleh Bupati Ikfina pada program Bulik Soima di Desa Pacet pada Rabu (3/7) pagi. "Kalau belanja itu harus bijak, mana yang harus didahulukan. Jangan hanya menuruti keinginan," ujar Bupati Ikfina. 

Baca juga: Pemkab Mojokerto Anugerahi Penghargaan 22 Perangkat Daerah Atas Capaian Budaya Kerja BerAKHLAK

Selanjutnya Bupati Ikfina juga menjelaskan bahwa manajemen ekonomi pada lingkup keluarga harus diatur dengan benar. Harus bijak mengatur antara kebutuhan dan keinginan.

Orang nomor satu dilingkup Pemkab Mojokerto ini juga menghimbau agar para keluarga PKH mampu memanfaatkan potensi yang ada. Agar potensi yang dimiliki bisa bernilai ekonomi. Semisal saja ada pekarangan rumah yang bisa dimanfaatkan untuk budidaya tanaman pangan.

Bupati Ikfina dalam program Bulik Soima di Desa Pacet Kecamatan Pacet. (ist)

Baca juga: Pemkab Mojokerto Luncurkan Aplikasi E-BMD, Perkuat Penyusunan Neraca Aset LKPD 2025

"Ayo sebisa mungkin kita manfaatkan potensi yang ada disekitar kita. Kalau ada pekarangan bisa ditanami sayur-sayuran atau empon-empon yang bisa dijual atau dipakai sendiri," tambahnya. 

Lebih lanjut Bupati Ikfina juga mengingatkan kepada para warga PKH yang hadir selain bijak dalam mengatur ekonomi keluarga juga menjaga kesehatan dengan memperhatikan porsi makanan.

Bupati perempuan pertama di Kabupaten Mojokerto yang juga berprofesi sebagai dokter ini menjelaskan tentang "Isi Piringku" yang merupakan pedoman yang disusun oleh Kemenkes RI untuk mengkampanyekan konsumsi makanan yang sesuai dengan pedoman gizi seimbang. Yaitu 1 porsi atau 1 piring berisi sepertiga bagian terdiri dari nasi atau makanan pokok, sepertiga lagi berisi sayur dan sepertiga lainnya berisi lauk dan buah.

Baca juga: Pemkab Mojokerto Gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi, Antisipasi Potensi Bencana

"Jadi sekali makan itu sepiring terdiri dari 3 bagian. Yang pertama sepertiga bagian berisi nasi, sepertiga lagi berisi sayur atau sama dengan nasi jumlahnya dan sisanya berisi lauk dan buah," pungkasnya. 

Kegiatan Bulik Soima di Desa Pacet ini turut dihadiri Camat Pacet, Forkopimca Pacet, Kepala Desa Pacet dan sejumlah pembina PKH di Kecamatan Pacet. (eko)

Editor : Zainul Arifin

Daerah
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru