Dinas Pendidikan Banyuwangi Gercep Tindaklanjuti Instruksi Bupati

b-news.id
Jajaran dinas pendidikan kabupaten Banyuwangi serahkan bantuan sepeda kepada anak berkebutuhan khusus sebagai sarana transportasi ke sekolah. (Foto, irawan/B-news.id)

BANYUWANGI | B-news.id - Dalam rangka menindaklanjuti kunjungan bupati Banyuwangi untuk memastikan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu dan berkebutuhan khusus di Dusun Canga'an, Desa Genteng wetan, Jajaran dinas pendidikan Banyuwangi serahkan bantuan sepeda, Sabtu (01/04/2023).

Bupati Banyuwangi, Ipuk Festiandani melalui Kepala bidang pendidikan sekolah menengah pertama (Kabid SMP) H. Alfian, M.Pd, Bersama Kepala Sekolah SMPN 1 Genteng Ali mustofa, S.Pd serta Korwilker satdik Kecamatan Genteng Siti Nurkhajanah, S.Pd menyerahkan bantuan berupa 1 unit sepeda.

Bantuan berupa sepeda itu dimaksudkan agar dapat dipergunakan sebagai sarana transportasi si anak untuk melanjutkan proses pendidikannya di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Kecamatan Genteng.

H. Alfian, Kabid SMP menerangkan bahwa ini baru langkah awal. Selanjutnya, pihaknya akan memastikan hari ini juga anak-anak tersebut harus sudah dapat melanjutkan pendidikannya sesuai arahan bupati tadi malam.

"Langkah berikutnya hari ini kami akan kawal agar anak ini bisa melanjutkan kejar paket B nya di PKBM sebagai bekal untuk menempuh jenjang pendidikan selanjutnya," kata Alfian. 

Selain memastikan pendidikan bagi si anak yang masih tercatat sebagai Siswa di PKBM Kecamatan Genteng, dirinya juga menegaskan bahwa adiknya yang masih duduk dibangku sekolah dasar (SD) hari ini juga harus sudah dapat lanjut bersekolah di SD islam Kebunrejo.

Kabid pendidikan SMP, H. Alfian, M.Pd berkolaborasi dengan ketua yayasan dan kepala sekolah SD islam kebunrejo. (Foto, Dok. Kabid SMP)

"Untuk yang masih SD, kita akan dampingi untuk bertemu dan berkoordinasi dengan ketua yayasan bustanul makmur serta Kepala sekolah SD islam Kebunrejo, Pokoknya hari ini juga mereka semua sudah harus bersekolah," tegasnya.

Senada dengan Kabid pendidikan SMP, Korwilker Satdik Kecamatan Genteng, Siti Nurkhajanah, S.Pd kepada awak media menyatakan pihaknya akan ikut ambil bagian dalam mengawal dan mengawasi pendidikan anak ini hingga selesai ke jenjang pendidikan selanjutnya.

"Kami akan berkoordinasi dengan ketua yayasan dan kepala sekolahnya untuk mengetahui lebih lanjut apa saja kendala yang dihadapi, sehingga kami bisa kawal terus anak ini hingga selesai pendidikannya," ungkapnya.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Ipuk sapaan akrab bupati Banyuwangi gerak cepat merespon laporan masyarakat akan adanya keluarga yang kehidupannya memprihatinkan. selain tinggal di bantaran sungai mereka yang tergolong berkebutuhan khusus juga tidak mampu menyekolahkan anak-anaknya.

Lebih lanjut Kabid pendidikan SMP mengatakan bahwa ini semua adalah bentuk keberpihakan pemerintah daerah dalam mengentaskan pendidikan bagi warga yang tidak mampu dan juga menjamin pembiayaan pendidikan mereka.

"Untuk pembiayaan sudah menjadi urusan kami (pemerintah daerah, red) sekali saya katakan, bahwa ini semua adalah bentuk keberpihakan pemerintah," pungkasnya.

Dalam kesempatan lain, bupati Banyuwangi meminta kepada semua dinas di wilayah kerja masing-masing untuk mencari Anak-anak yang terindikasi akan putus sekolah dan sudah putus sekolah.

"Kita sasar semuanya, keroyokan, kita bareng-bareng, kita ajak mereka untuk bisa bersekolah lagi," ujarnya saat diwawancarai jurnalis B-news.id. (irw)

Editor : Zainul Arifin

Daerah
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru