Bupati Sidoarjo : Kunci Keberhasilan Bangun Desa dan Bangun Kota Kolaborasi Pemerintah Daerah dan Elemen Masyarakat

Reporter : Redaksi
Bupati Sidoarjo Subandi melakukan sidak dengan memantau langsung perbaikan jalan yang dilakukan petugas PU BM dan SDA. (foto: dok humas)  

SIDOARJO | B-news.id - Musim hujan dan jalan rusak seolah menjadi bagian yang tak terpisahkan. Setiap musim hujan tiba hampir dipastikan di setiap wilayah Kabupaten mengalami banjir dan kerusakan jalan.

Ada yang kerusakannya parah maupun tidak. Seperti halnya yang dialami di Kabupaten Sidoarjo. Di beberapa titik wilayah kecamatan di Sidoarjo banyak dijumpai jalan rusak dan berlubang.

Baca juga: Atasi Banjir Pemkab Sidoarjo Gencar Normalisasi Sungai

Kerusakan jalan ini hampir merata di setiap Kecamatan. Seperti halnya di sepanjang jalan Anggaswangi sebelah jembatan layang ke barat menuju desa Luwung Sarirogo dan Kebon Agung, Kecamatan Sukodono, banyak ‘ranjau’ berlubang.

Meskipun baru di lakukan tambal sulam, kerusakan muncul di sekitranya. Menurut catatan B-news.id sudah hampir tiga sampai empat kali jalan tersebut ditembel sulam, namun kerusakan tetap ada dan bahkan muncul lubang baru lagi.     

Menyikapi hal itu, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, dalam hal ini Dinas PU Bina Marga terus mendorong percapatan penanganan jalan rusak dan berlubang di tengah musim penghujan.

Bupati Sidoarjo H. Subandi terus menggenjot percepatan perbaikan jalan di sejumlah wilayah yang mengalami kerusakan. Langkah tersebut dilakukan untuk menunjang kelancaran roda perekonomian masyarakat sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Untuk memastikan proses perbaikan berjalan sesuai rencana, Bupati Subandi turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa ruas jalan, di antaranya Jalan Muncul, ruas Jalan Gedangan–Betro di Kecamatan Gedangan, serta ruas Jalan Pagerwojo–Entalsewu di Kecamatan Sidoarjo, Sabtu (7/2/2026).

Bahkan, untuk mengatasi jalan rusak sekaligus menjawab keresahan warga terkait ranjau lubang di jalanan, bukan hanya menjadi atensi Bupati dan Wakil bupati untuk merespon lebih cepat dengan melakukan peninjauan di lapangan, namun Bupati Subandi juga menginstruksikan percepatan perbaikan infrastruktur demi menjamin keselamatan pengendara dan kelancaran ekonomi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H .

Langkah responsif ini diambil setelah gelombang laporan warga meningkat, bahkan beberapa kelompok masyarakat sempat melakukan aksi swadaya menambal jalan secara mandiri sebagai bentuk protes elegan sekaligus pencegahan kecelakaan.

Saat melakukan sidak, Bupati Subandi didampingi Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM) Kabupaten Sidoarjo. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk segera menangani jalan rusak agar tidak membahayakan masyarakat.

Sidak jalan rusak dan berlubang tersebut bupati Subandi bersama Dinas PUBM Sidoarjo dan segera akan melakukan perbaikan jalan yang rusak tersebut. Termasuk di Desa Gedangan hingga perbatasan Desa Betro.

Dikatakan, perbaikan ruas Jalan Gedangan hingga perbatasan Desa Betro akan dilakukan melalui pengaspalan sepanjang 3,7 kilometer. Menurutnya, keberhasilan pembangunan dan perawatan infrastruktur sangat bergantung pada kolaborasi antara pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat. “Kerja sama antara kecamatan, kelurahan, RT/RW, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pembangunan dalam semangat Bangun Desa, Bangun Kota,” tegas Bupati Subandi. 

Pemkab dorong percepatan Perbaikan jalan rusak dan berlubang. (foto: dok humas)

Lebih lanjut, Subandi menyampaikan bahwa dalam pekan ini dirinya akan terus melakukan sidak di lima kecamatan yang menerima laporan kerusakan jalan, yakni Kecamatan Waru, Gedangan, Buduran, Sidoarjo, dan Sedati.

“Saya akan terus memantau jalan-jalan rusak di lima kecamatan tersebut. Minggu ini pengerjaannya harus segera diselesaikan, dan minggu berikutnya kita akan bergerak ke ruas jalan rusak lainnya,” katanya.

Bupati Subandi berharap seluruh perbaikan jalan dapat rampung sebelum Hari Raya Idulfitri, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dan merayakan Lebaran dengan aman serta nyaman. Ia juga menegaskan pentingnya menjaga kualitas material dan pengerjaan agar hasil perbaikan lebih awet.

“Saya berharap sebelum Lebaran nanti seluruh ruas jalan rusak di beberapa kecamatan bisa selesai diperbaiki. Kualitas bahan material dan proses pengaspalan akan terus kita monitor agar hasilnya tahan lama,” pungkasnya.

Perbaikan Jalan dan Normalisasi Sungai Jadi Atensi Utama

Baca juga: Penanganan Banjir Sidoarjo: Subandi Komitmen Terus Normalisasi Sungai, Tertibkan Bangliq

Saat ini yang dikeluhkan masyarakat adalah jalan rusak dan banjir. Menurut Bupati Subandi penanganan jalan rusak dan banjir menjadi skala prioritas dan harus tuntas. Bupati Subandi menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak ingin perbaikan dilakukan asal-asalan. Ia bersama Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) untuk memastikan material yang digunakan memiliki daya tahan tinggi.

Bupati berharap dalam pekan depan harus segera diselesaikan pengerjaannya, dan minggu selanjutnya akan bergerak ke ruas jalan rusak lainnya. “Kita akan terus memonitor mulai dari kualitas bahan material hingga proses pengaspalan agar hasilnya lebih awet dan bertahan lama," ujar Subandi.

Selain aspek keselamatan, percepatan ini bertujuan agar mobilisasi masyarakat saat mudik dan perayaan Lebaran nanti tidak terhambat oleh infrastruktur yang buruk. "Saya berharap sebelum lebaran nanti seluruh ruas jalan yang rusak di beberapa wilayah kecamatan dapat selesai pengerjaannya, sehingga masyarakat dapat merayakan lebaran dengan aman dan nyaman," tandasnya.

Selain itu, lanjut Bupati Subandi, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) terus mengintensifkan program normalisasi sungai di sejumlah titik strategis. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mitigasi banjir sekaligus mengurangi sedimentasi yang kian menumpuk di aliran sungai.

Fokus pengerjaan saat ini berada di kawasan belakang Pabrik Gula (PG) Krembung, tepatnya di wilayah Mojoruntut, Kecamatan Krembung. Normalisasi di wilayah Mojoruntut ditargetkan mencakup aliran sungai sepanjang kurang lebih tiga kilometer. Ia optimistis pengerjaan dapat diselesaikan dalam waktu dua hingga tiga hari ke depan, sehingga alat berat dapat segera dipindahkan ke lokasi lain yang juga membutuhkan penanganan serupa.

Gunakan Material Aspal Berkualitas

Bupati Subandi meminta perbaikan jalan menggunakan kualitas aspal yang bagus. Ia meminta Dinas PUBM dan SDA Pemkab Sidoarjo menggunakan aspal hotmix bukan aspal coldmix. Termasuk, aspal yang dipakai kecamatan untuk perbaikan jalan di wilayahnya juga harus menggunakan hotmix. 

"Saya tidak mau pakai coldmix, harus hotmix semua. Karena pengerjaan pengaspalan dilakukan di musim penghujan. Ini agar aspal awet dan tidak mudah hancur karena air hujan," pinta Subandi di lokasi sidak.

Kepala Dinas PUBM dan SDA, M Makhmud. (foto: dok humas)

Pemkab Sidoarjo juga memetakan sejumlah jalan yang perlu perbaikan. Dari pemetaan itu, bakal dibagi kewenangan untuk perbaikannya. Antara yang ditangani Dinas PUBM dan SDA Pemkab Sidoarjo dan yang ditangani kantor Kecamatan lewat program Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan (PIWK). 

"Pembagian kewenangan perbaikan jalan ini, untuk mempercepat penanganan jalan rusak. Kita petakan antara PU dan PIWK, mana tugas nya PIWK, mana tugasnya PU. Jadi tidak ada tumpang tindih. Karena saya butuh percepatan pengerjaan perbaikan jalan-jalan yang rusak yang ada," tegas mantan Kades Pabean, Kecamatan Sedati ini.

Subandi juga bakal memantau pengerjaan perbaikan jalan setiap hari. Ia ingin pekerjaan perbaikan jalan dapat berjalan bersama antara Dinas PUBM dan SDA Pemkab Sidoarjo dan kantor Kecamatan. "Diharapkan dengan begitu penanganan kerusakan jalan dapat segera dilakukan," paparnya. 

Subandi juga menugaskan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sidoarjo untuk mengawal pelaksanaan program PIWK di masing-masing kecamatan. Ia 

meminta ada koordinasi dengan seluruh Camat dalam menangani perbaikan jalan. "Saya punya target PUBM dan SDA melakukan perawatan jalan dan dari PIWK juga jalan. Kami berharap puasa dan lebaran sudah tidak ada jalan rusak," tandasnya.

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Alam, Muhammad Mahmud menuturkan, Pemkab Sidoarjo telah menerjunkan petugas lapangan untuk menggencarkan penanganan darurat dan sementara di sejumlah wilayah.

Salah satunya, sedang melakukan penambalan di sejumlah titik kerusakan jalan di lima Kecamatan dengan menggunakan material yang berkualitas sesuai arahan Bupati Subandi.

“Kami terus bergerak cepat merespon keluhan masyarakat dengan melakukan penanganan berupa penambalan jalan rusak dan berlubang seperti yang sedang dikerjakan di beberapa wilayah yang kerusakannya parah,” ujarnya. (adv/za)

Editor : Redaksi

Daerah
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru