SAMPANG | B-news.id - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sampang, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, melaksanakan kegiatan tausiah dan doa bersama untuk mendoakan korban bencana alam di Aceh dan Sumatera, pada Selasa (31/12/25).
Kegiatan yang diikuti oleh seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Sampang ini dihadiri langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Sampang Kamesworo, bersama para pejabat struktural.
Baca juga: Menteri Kesehatan RI Kunjungi Sampang Tinjau Upaya Penanggulangan Kusta
Kegiatan ini dilaksanakan setelah pelaksanaan salat Dzuhur berjamaah, sekitar pukul 12.00 WIB, di Masjid Rutan Kelas IIB Sampang.
Dalam sambutannya, Kepala Rutan Sampang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan empati terhadap saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah.
"Kita harus memperbanyak doa dan menumbuhkan rasa kebersamaan dan solidaritas kemanusiaan," ujarnya.
Baca juga: Malam Puncak Apel Siaga Pengawasan Pilkada Tahun 2024 Sukses
Kegiatan dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan oleh Ustadz Sulaiman Ismail dan Ustadz H. Kholil Nawawi. Dalam tausiahnya, jamaah diajak untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta menumbuhkan sikap sabar, ikhlas, dan kepedulian sosial dalam menghadapi setiap ujian kehidupan.
Tausiah tersebut menekankan pentingnya saling mendoakan dan memperkuat spiritualitas sebagai pondasi dalam menghadapi musibah.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz H. Kholil Nawawi, yang dipanjatkan untuk keselamatan para korban bencana, para relawan, serta seluruh pihak yang terlibat dalam proses penanganan dan pemulihan pascabencana.
Baca juga: PJ Bupati Sampang Lantik Empat Pejabat Administrator dan Pengawas di Lingkungan Pemkab
Seluruh jamaah berharap agar saudara-saudara yang terdampak diberikan kekuatan, ketabahan, serta agar wilayah Aceh dan Sumatra yang terdampak bencana segera pulih kembali. Pelaksanaan kegiatan tausiah dan doa bersama berlangsung dengan khidmat, tertib, dan lancar.
Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan kepribadian Warga Binaan Pemasyarakatan sekaligus wujud nyata penanaman nilai-nilai keagamaan dan kemanusiaan di lingkungan Rutan Sampang. (*)
Editor : Redaksi