Inovasi SIRAMAHKERTO Dishub Kota Mojokerto, Untuk Minimalisir Kecelakaan Bus

Pj Wali Kota Mojokerto Moh Ali Kuncoro. (ist)
Pj Wali Kota Mojokerto Moh Ali Kuncoro. (ist)
b-news.id leaderboard

KOTA MOJOKERTO | B-news.id - Meningkatnya animo masyarakat untuk berwisata ternyata kurang diimbangi dengan kesiapan perusahaan otobus. Kenyataan ini terungkap dengan adanya kecelakaan bus rombongan siswa Lingga Kencana Depok di Subang pada Sabtu (11/5).

Peristiwa kecelakaan ini juga menjadi sorotan berbagai pihak, terlebih lagi terungkap fakta bahwa hus yang digunakan tidak memiliki izin angkutan dan status lulus uji berkala (BLU-e) yang berlaku cuma sampai 6 Desember 2023.

Melihat hal ini Pemkot Mojokerto juga merasa prihatin akan hal tersebut. Pejabat (Pj) Wali Kota Mojokerto Moh Ali Kuncoro menghimbau kepada masyarakat agar memastikan keamanan armada yang akan digunakan. Hal ini diperlukan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan selama perjalanan.

"Monggo bagi warga masyarakat Kota Mojokerto bisa memanfaatkan SIRAMAHKERTO, Sistem Informasi Rampchek Kota Mojokerto, sebuah inovasi yang diluncurkan oleh Dishub Kota Mojokerto. Warga Kota Mojokerto bisa memanfaatkan fasilitas ini," ucap mas Pj sapaan akrab dari Ali Kuncoro pada Senin (13/5).

SIRAMAHKERTO adalah merupakan upaya digitalisasi rampchek yang selama ini masih dilakukan secara manual. Dan untuk mempermudah akses pelayanan dan menyimpan database agar lebih terorganisir dan aman.

Pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Perhubungan Kota Mojokerto Endri Agus Subianto menjelaskan bahwa rampchek adalah kegiatan pemeriksaan uji laik jalan sebuah kendaraan, utamanya angkutan penumpang. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan. 

Warga masyarakat Kota Mojokerto pengguna kendaraan penumpang baik itu kelompok masyarakat, sekolah, pemerintah maupun swasta yang akan menyewa angkutan umum bus bisa mengajukan permohonan pengecekan kendaraan laik jalan atau tidak ke Dishub Kota Mojokerto. 

"Fasilitas ini kita berikan gratis, nanti hasilnya langsung dikirim lewat WA atau email kepada pemohon. Sedangkan untuk pengajuan permohonan rampchek ini bisa juga melalui siramahkerto.mojokertokota.go.id. Setelah mengisi datanya kemudian mengunggah surat permohonan rampchek tadi," papar Endri. 

Pengecekan akan dilakukan secara menyeluruh terhadap komponen-komponen kendaraan baik itu dokumennya maupun kelengkapan kendaraan seperti ban, rem utama, hand rem, lampu-lampu, klakson, indikator dashboar, tempat duduk dan lain-lain.

Selanjutnya berdasarkan hasil pengecekan Dishub nantinya akan memberikan rekomendasi kendaraan itu laik jalan atau tidak. Mengenai keputusan untuk menggunakan atau menyewa bus tersebut atau tidak menjadi wewenang pemohon. 

"Kita harapkan dengan adanya inovasi ini dapat meningkatkan kesadaran penyedia jasa persewaan angkutan umum agar dapat memberikan pelayanan yang terbaik. Pada ujungnya dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas karena hal teknis yang seharusnya dapat dihindari," pungkasnya. (eko/rls)

b-news.id skyscraper

Berita Lainnya

b-news.id skyscraper