Mas Pj Ali Kuncoro Ajak Masyarakat Bersama Scooterist Fun Riding Mods May Day

Mas Pj bervespa ria bersama Scooterist di Mods May Day. (ist)
Mas Pj bervespa ria bersama Scooterist di Mods May Day. (ist)
b-news.id leaderboard

KOTA MOJOKERTO | B-news.id - Pejabat (Pj) Wali Kota Mojokerto Moh Ali Kuncoro mengajak ratusan Scooterist dan masyarakat Kota Mojokerto berkeliling kota sambil menikmati pemandangan unik Kota Mojokerto pada Kamis (9/5) sore.

Kegiatan ini selain diikuti oleh mas pj juga diikuti Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto Ainy Zuhro serta Kapolres Mojokerto AKBP Ihram Kustarto.

Pada kesempatan tersebut mas Pj sapaan akrab dari Ali Kuncoro memberikan apresiasi atas kekompakan dan kepatuhan para scooterist dan rombongan dalam berkendara dan berlalulintas. 

"Saya bersyukur dan alhamdulillah karena acara berlangsung tertib dan lancar, panitianya juga keren. Partisipasi dari klub-klub scooter di Mojokerto Raya juga banyak. Dan semuanya berkendara dengan tertib," ujar mas Pj. 

Mas Pj yang pada kesempatan tersebut memakai setelan jas dan celana jeans menyampaikan bahwa Fun Riding pada sore itu memberikan kesan yang baik serta positif. Ia juga mengatakan kalau memungkinkan akan diselenggarakan kegiatan seperti ini lagi dimasa yang akan datang. 

"Saya tadi juga dibisiki sama pak Ihram, pak Kapolres kalau akan kita selenggarakan lagi di Kabupaten Mojokerto dalam jumlah yang lebih besar dan lebih meriah lagi," pungkasnya.

Tampak Ainy Zuhro disamping mas Pj Wali di Alun-alun Wiraraja Kota Mojokerto sebelum Fun Riding diberangkatkan. (ist)

Sedangkan menurut Hendra selaku ketua penyelenggara Mods May Day menyampaikan kalau kegiatan ini moment untuk berkumpul para pecinta vespa sekaligus untuk memperingati hari buruh internasional karena pecinta vespa di Mojokerto ini banyak sebagai buruh pabrik.

"Acara ini adalah acara buruh, dimana kita mengajak buruh untuk berpesta pada bulan Mei, banyak sekali sesama Scooterist ini adalah rekan buruh. Mods May Day disini kami mengajak sesama buruh untuk tampil keren bukan seperti keseharian mereka, seperti memakai jas dan sebagainya. Padahal sehari-hari mereka tidak pernah memakai jas atau pakaian seperti itu," jelas Hendra.

Ia juga mengungkapkan bahwa melalui Mods May Day banyak stigma negatif yang ingin dihilangkan. Seperti kendala perizinan dari pemerintah maupun kepolisian serta adanya vespa rosok yang digunakan dalam berkendara. 

"Sekali lagi terima kasih mas bro Ali yang sudah mendukung acara ini. Kepada pihak kepolisian tidak perlu khawatir lagi jika ada vespa rosok, karena semakin original suatu vespa maka makin mahal harganya," terang Hendra selaku ketua penyelenggara Mods May Day yang juga seorang guru honorer di SMPN 2 Mojosari Kabupaten Mojokerto. (eko/rls)

b-news.id skyscraper

Berita Lainnya

b-news.id skyscraper