PAD Triwulan I Kota Mojokerto Naik Dibanding Tahun Lalu, Pj Mas Wali : Alhamdulillah

Pj Wali Kota Mojokerto saat pemaparan capaian serapan anggaran dan PAD tahun 2024 triwulan I. (ist)
Pj Wali Kota Mojokerto saat pemaparan capaian serapan anggaran dan PAD tahun 2024 triwulan I. (ist)
b-news.id leaderboard

KOTA MOJOKERTO | B-news.id - Berdasarkan data yang dirilis BPPKA atau Badan Penerimaan dan Pengelola Keuangan Kota Mojokerto sampai dengan akhir Maret 2024 Pendapatan Asli Daerah (PAD) meningkat signifikan jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dengan kenaikan sebesar Rp. 17.922.436.246 94 atau setara dengan 33,49%. Dimana pada tahun lalu triwulan pertama PAD Kota Mojokerto sebesar 53.516.676.017,87 dan pada tahun 2024 ini berhasil mencapai Rp. 71.439.112.264,81.

Penjabat (Pj) Wali Kota Mojokerto Moh Ali mengatakan bahwa kenaikan tertinggi PAD pada Triwulan I ini diperoleh dari sektor pajak, yaitu sebesar 32.539 270.769,00 sementara itu dalam waktu yang sama pada tahun lalu hanya sebesar Rp. 15.578.151.293,00.

"Sekali lagi matur nuwun sanget buat warga Kota Mojokerto yang telah taat bayar pajak," ucap mas Pj sapaan akrab dari Ali Kuncoro pada Rabu (17/4).

Mas Pj juga menyampaikan bahwa dari pembayaran pajak inilah yang digunakan untuk membiayai pembangunan Kota Mojokerto. "Kalau masyarakat senantiasa taat bayar pajak artinya warga sudah turut serta berpartisipasi dan menyukseskan pembangunan di Kota Mojokerto," imbuh mas Pj.

Selanjutnya ia menambahkan saat ini banyak berbagai kemudahan untuk melakukan pembayaran pajak. Pembayaran secara langsung di loket loket pembayaran di MPP Gajah Mada, di gerai-gerai pasar retail modern, maupun pembayaran secara cashless bahkan pembayaran PBB-P2 melalui bakk sampah dengan berbagai hadiah yang juga diberikan kepada wajib pajak yang telah memenuhi kewajibannya membayar pajak seperti hadiah umroh yang diundi setiap tahunnya di dalam program Bapak Samerto.

Lebih lanjut atas arahan mas Pj, seluruh ASN Kota Mojokerto dihimbau untuk membayar pajak PBB-P2 atas aset yang dimiliki. Dan atas himbauan tersebut tercatat juga terjadi peningkatan realisasi pembayaran PBB-P2 di triwulan I tahun ini. Tahun lalu tercatat sebanyak 4.376 Wajib Pajak yang telah membayar pajak, sedangkan untuk tahun ini jumlah Wajib Pajak yang telah membayar PBB-P2 dalam periode yang sama tercatat sejumlah 4.771 Wajib Pajak.

"Tentu kita juga masih punya PR untuk pembayaran PBB-P2 maka kita mulai dari ASN yang menjadi contoh dan nantinya akan kita masifkan kepada seluruh masyarakat Kota Mojokert," pungkasnya. (eko/rls)

b-news.id skyscraper

Berita Lainnya

b-news.id skyscraper