Memimpin Dengan Keteladanan, Mas Pj Bersama ASN Pemkot Mojokerto Peduli Banjir di Kabupaten Mojokerto

Bantuan dari ASN Pemkot Mojokerto diserahkan kepada Dapur Umum di Desa Kedunggempol Kecamatan Mojosari. (ist)
Bantuan dari ASN Pemkot Mojokerto diserahkan kepada Dapur Umum di Desa Kedunggempol Kecamatan Mojosari. (ist)
b-news.id leaderboard

KABUPATEN MOJOKERTO | B-news.id - Banjir yang melanda wilayah Mojokerto Raya Rabu (6/3) lalu masih dirasakan saudara-saudara kita yang ada di wilayah Kabupaten Mojokerto.

Sebenarnya Kota Mojokerto pun mengalami banjir yang cukup parah di sejumlah titik, karena kesigapan pemerintah, relawan dan masyarakat sendiri akhirnya rabu malam banjir sudah teratasi.

Melihat hal yang demikian mas Pj Wali sapaan akrab dari Ali Kuncoro bersama-sama ASN dilingkup Pemkot Mojokerto menggalang dana untuk sedikit meringankan penderitaan masyarakat utamanya di Kabupaten Mojokerto yang masih mengalami banjir hingga kemarin.

"Memang nilainya tidak seberapa, namun bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas teman-teman ASN. Bila dibandingkan dengan kerugian yang dialami masyarakat terdampak tidak sebanding. Tetapi, semoga ini bisa membantu meringankan beban korban," ujar mas Pj. 

Besarnya bantuan yang disalurkan berupa 1.200 kg beras dan 116 karton air mineral. Pj Wali Kota secara pribadi menyumbang sebanyak 500 kg beras dan 50 karton air mineral. Sedangkan dari masing-masing OPD dan beberapa atas nama pribadi ASN. 

Bantuan tersebut diserahkan Pemkot Mojokerto diwakilkan oleh Diskopukmperindag kepada dapur umum yang ditangani oleh Tagana Dinsos Kabupaten Mojokerto bersama relawan di Posko Pengungsian Balai Desa Kedunggempol Kecamatan Mojosari pada Jumat (8/3) sore.

Beras bantuan dari ASN di lingkup Pemkot Mojokerto yang siap diberangkatkan. (ist)

Sebagai informasi dapur umum tersebut setidaknya menyediakan 10 ribu porsi nasi bungkus dalam sehari. Ribuan nasi bungkus ini dibagikan untuk warga Desa Kedunggempol dan Desa Jotangan di Kecamatan Mojosari serta untuk pengungsi di Desa Ngrame Kecamatan Pungging dan Desa Salen Kecamatan Bangsal.

"Pemberian bantuan ini sekaligus menjadi momentum untuk kita saling menguatkan. Kalau sudah urusan kemanusiaan, kita tidak lagi melihat batas-batas wilayah atau tanggung jawab siapa. Semoga masyarakat bisa sabar menghadapi bencana ini dan kita semua bisa mengambil pelajaran," ungkap mas Pj. 

Sebenarnya melalui peristiwa yang terjadi ini diharapkan menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan apalaginke sungai. Dan menjaga kelestarian alam itu penting serta tidak mengeksploitasi alam tanpa kontrol. Sejatinya alam dan manusia bisa berdampingan saling memberi keuntungan. 

"Jadi jangan salahkan alam, mari kita instropeksi dan refleksi kembali bagaimana hubungan kita dengan alam," pungkasnya. (eko)

b-news.id skyscraper

Berita Lainnya

b-news.id skyscraper