Bupati Ikfina Ajak Masyarakat Bumi Majapahit Jaga Kelestarian Lingkungan

Bupati Ikfina ikut menanam salah satu pohon dalam kegiatan penanaman 1.000 pohon.  (ist)
Bupati Ikfina ikut menanam salah satu pohon dalam kegiatan penanaman 1.000 pohon. (ist)
b-news.id leaderboard

KABUPATEN MOJOKERTO | B-news.id - Tiga bulan menuju Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Mojokerto yang ke 731, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menggelar bakti sosial (Baksos) dan Penanaman 1.000 pohon di Desa Begaganlimo Kecamatan Gondang, pada Rabu (6/3) pagi.

Dengan bekerjasama dengan BPBD provinsi Jawa Timur kegiatan ini turut dihadiri Kalaksa BPBD Jatim Gatot, Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto Teguh Gunarko, Kepala UPT Tahura R Soeryo. Ahmad Wahyu, Kepala BKPH Pacet Supriyono, Kalaksa BPBD Kabupaten Mojokerto Yo'i Afrida, Kepala OPD terkait serta jajaran Forkopimca Gondang. 

Pelaksanaan acara ini dimulai dengan apel pagi yang dipimpin langsung oleh Bupati Ikfina. Selanjutnya Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jatim Gatot Subroto menyerahkan secara simbolis bibit-bibit pohon yang akan ditanam dalam kegiatan ini kepada Bupati Ikfina. 

Kegiatan penanaman 1.000 pohon ini dalam rangka rangkaian menyambut hari jadi Kabupaten Mojokerto ke-731. Hal ini juga salah satu bentuk upaya mitigasi pasca bencana kebakaran hutan dan lahan.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Ikfina menyampaikan bahwa Pemkab Mojokerto beserta seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab yang sama dalam menanggulangi suatu bencana dengan berbagai program pendukung. 

"Melalui program pembangunan, perlindungan masyarakat dari dampak bencana, penjaminan pemenuhan hak masyarakat yang terkena bencana serta pemulihan kondisi dari dampak bencana," ungkap Bupati Ikfina.

Apel pagi sebelum pelaksanaan penanaman 1.000 pohon di Desa Begaganlimo Kecamatan Gondang. (ist)

Selain itu di Kabupaten Mojokerto pada tahun 2023 yang lalu telah mengalami bencana kebakaran hutan dan lahan seluas kurang lebih 1.800 hektar yang meliputi hutan produksi, hutan lindung maupun hutan konservasi.

Maka dengan adanya kegiatan penanaman 1.000 pohon ini, Bupati Ikfina berharap dapat menjadi salah satu upaya untuk pemulihan pasca bencana kebakaran hutan dan lahan serta pengurangan risiko bencana tanah longsor. 

"Kalau melihat kondisi wilayah Kabupaten Mojokerto yang banyak terdapat daerah potensi rawan longsor dengan kategori sedang hingga tinggi dan salah satunya adalah Desa Begaganlimo ini," paparnya. 

Bupati perempuan pertama di Kabupaten Mojokerto yang sekaligus orang nomor satu dilingkup Pemkab Mojokerto ini juga mengatakan bahwa pelaksanaan penanaman 1.000 pohon ini akan dilakukan secara bertahap selama empat bulan berturut-turut. 

"Dimulai bulan Maret ini, kemudian April, Mei. Pada awal Mei nanti sekaligus kita memperingati HUT Kabupaten Mojokerto," tambahnya. 

Selanjutnya Bupati Ikfina juga menjelaskan dengan dilaksanakannya kegiatan ini tidak hanya untuk mitigasi bencana namun diharapkan dapat meningkatkan perekonomian di daerah Desa Begaganlimo. 

"Disini intinya kita melakukan penanaman 1.000 pohon ini sebagai upaya pencegahan bencana yang ada di Bumi Majapahit dan disisi lain kita menambah perekonomian masyarakat di tempat kita melakukan penanaman pohon ini," tegasnya. 

Pada sesi akhir sambutannya Bupati Ikfina berpesan agar seluruh masyarakat di Kabupaten Mojokerto dapat menjaga dan melestarikan lingkungan untuk mengurangi risiko bencana. Karena hutan kita ini merupakan sumber kehidupan dan penghidupan bagi seluruh masyarakat. 

"Semoga semua kerja keras dan jerih payah kita bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Mojokerto dan menjadi amal ibadah bagi kita semua," harapnya. 

Yang perlu diketahui dalam kegiatan penanaman 1.000 pohon tersebut terdapat 4 jenis bibit pohon yang ditanam, yaitu: 250 pohon durian, 250 pohon jambu, 250 pohon alpukat dan 250 pohon kelengkeng. (eko)

b-news.id skyscraper

Berita Lainnya

b-news.id skyscraper