Bupati Mojokerto, Ikfina : RKPD 2025 Berorientasi Percepatan Pembangunan Desa dan Perluasan Lapangan Kerja

Bupati Ikfina hadiri musrenbangcam Ngoro untuk RKPD 2025. (ist)
Bupati Ikfina hadiri musrenbangcam Ngoro untuk RKPD 2025. (ist)
b-news.id leaderboard

KABUPATEN MOJOKERTO | B-news.id - Musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) dilakukan guna memaksimalkan partisipasi masyarakat namun juga selaras dengan pembangunan provinsi dan pembangunan nasional. Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati berkesempatan menghadiri musrenbangcam RKPD 2025.

Adapun pelaksanaan Musrenbang tingkat kecamatan RKPD 2025 diadakan di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Ngoro, Kecamatan Mojoanyar dan Kecamatan Jetis.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala DPMD Kabupaten Mojokerto, perwakilan Bappeda Kabupaten Mojokerto, Camat Ngoro, Forkopimca Ngoro, Kepala Puskesmas Ngoro dan Manduro, Kepala Desa se-kecamatan Ngoro, TP PKK Desa se-kecamatan Ngoro, tokoh masyarakat di wilayah Kecamatan Ngoro..

"Saya minta nanti usulan-usulannya bukan hanya usulan fisik tetapi juga usulan non fisik. Karena usulan ini juga bisa dikembangkan," ujar Bupati Ikfina di Pendopo Kecamatan Ngoro pada Senin (22/1) pagi.

Foto bersama Bupati Ikfina dengan peserta musrenbangcam Ngoro. (ist)

Perencanaan pembangunan yang mengedepankan masukan dari bawah atau bottom up salah satu prosesnya melalui musrenbang ini.

Musrenbang ini berjenjang, dimulai musrenbang tingkat desa atau kelurahan, kemudian secara berjenjang ke tingkat kecamatan, tujuannya mengakomodir usulan kegiatan yang riil dibutuhkan masyarakat. 

Selain bertujuan menyalurkan aspirasi masyarakat dalam pembangunan musrenbang juga bisa jadi agenda masyarakat untuk saling bertemu dan berdiskusi terkait masalah yang dihadapi dengan mengusulkan rencana kerja sesuai dengan OPD yang bersangkutan, nantinya diputuskan sesuai prioritas bagi desa dan kecamatan. 

"Musyawarah perencanaan pembangunan kecamatan (musrenbangcam) yang kita laksanakan ini sangat krusial dan strategis. Karena berkaitan dengan bagaimana pencapaian visi misi serta program prioritas daerah yang telah tertuang dalam RPJMD Kabupaten Mojokerto 2021-2026," bebernya. 

Bupati perempuan pertama di Kabupaten Mojokerto yang sekaligus orang nomor satu dilingkup Pemkab Mojokerto ini mengatakan masyarakat dan pemerintah merupakan elemen penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran. 

"Tentu saja aspirasi dan masukan dari semua pihak sangat dibutuhkan, terutama dalam menetapkan program prioritas pembangunan yang berorientasi pada pemenuhan dan pemerataan hak-hak dasar masyarakat yang adil dan makmur untuk dituangkan dalam rancangan RKPD tahun 2025," tegasnya. 

Pada kesempatan tersebut Bupati juga berharap rencana pembangunan di tahun 2025 dapat berorientasi pada percepatan pembangunan di desa serta perluasan lapangan kerja. 

"Tinggal komitmen kita bagaimana pembangunan kita tujukan dalam percepatan pembangunan di desa dan perluasan lapangan kerja sebesar-besarnya demi masyarakat Kabupaten Mojokerto yang produktif dan sejahtera," pungkasnya. (eko)

b-news.id skyscraper

Berita Lainnya

b-news.id skyscraper