Percantik Gor A Yani, Mas Pj Wali : Ekonomi Kreatif Hingga Fotografer Dadakan Terdorong Aktif

Street Fotografer saat mengambil foto di GOR A Yani Kota Mojokerto. (ist)
Street Fotografer saat mengambil foto di GOR A Yani Kota Mojokerto. (ist)
b-news.id leaderboard

KOTA MOJOKERTO  | B-news.id - Gelanggang Olah Raga (GOR) A Yani yang merupakan sarana milik Kota Mojokerto ini termasuk salah satu proyek renovasi di tahun 2023.

Setelah mengalami renovasi dan dipercantik kini berubah menjadi segar dengan banyaknya desain instagramable yang membuat masyarakat semangat untuk datang dan berolah raga disini. 

Seakan sejalan dengan apa yang diinginkan oleh Pj Wali Kota Mojokerto Moh Ali Kuncoro yaitu serius menggemakan gerakan Jatim Seneng Gerak (Seger). Benar juga antusiasme masyarakat Kota Mojokerto untuk beraktifitas dan berolah raga meningkat signifikan.

Bahkan hal ini menggelitik fotografer jalanan untuk memanfaatkan situasi tersebut dengan mengabadikan aktivitas para sport enthusiast disana.

"Benar-benar bersyukur alhamdulillah GOR A Yani ini sudah rampung direnovasi. Sekarang masyarakat warga Kota Mojokerto bisa memanfaatkan sarana yang ada untuk berolah raga sesuai dengan hobi dan kegemaran mereka," ujar Mas Pj Wali sapaan akrab dari Ali Kuncoro, Sabtu (20/1).

Aktivitas olahraga di GOR A Yani dengan wajah baru. (ist)

Ternyata semakin banyak warga Kota Mojokerto yang datang dengan sejumlah aktivitas olahraga di GOR A Yani. Paling banyak mereka olahraga lari juga poundfit serta atletik. Jumlah masyarakat yang berolah raga disana terus semakin meningkat dari waktu ke waktu. 

"Saya senang, karena sekarang di GOR A Yani mulai tumbuh sub sektor ekonomi kreatif dengan banyaknya fotografer yang suka hunting foto mengabadikan aktivitas olahraga disana. Street Fotografer ini juga semakin menggemakan gerakan Jatim Seneng Gerak (Seger) serta semakin mempromosikan Kota Mojokerto," imbuhnya.

Salah satu fotografer Zifa, mengaku mulanya hanya asyik hunting foto di GOR A Yani ini. Menurutnya juga habit masyarakat untuk melakukan olahraga sangat menarik dan menjadi peluang yang bisa mendatangkan untung. Walaupun diawal bukan cari cuan melainkan menyalurkan hobi hunting foto olahraga dari masyarakat.

"Semula fotografi ini hanyalah hobi namun akhirnya ternyata dapat menghasilkan uang. Alhamdulillah karena habit masyarakat olahraga didukung dengan perkembangan digital sehingga memungkinkan masyarakat untuk sharing terkait aktivitasnya berolah raga itu kami tangkap sebagai peluang yang lumayan," ungkap Zifa.

Masih menurut Zifa, dalam satu bulan ia dapat menghasilkan dua setengah juta rupiah. Itupun sering dilakukan hanya saat akhir pekan. "Untuk satu foto biasanya kita bandrol empat puluh ribu rupiah bagi yang reques untuk difoto. Ya kalau sebulan alhamdulillah kalau dua setengah juta rupiah dapat," tambah Zifa. 

Keberadaan Street Fotografer ini juga membawa arti tersendiri bagi para sport enthusiast. Sebagaimana disampaikan oleh Fikri salah satu anggota Mojopahit Runners keberadaan fotografer amatir dan profesional di GOR memberikan nilai tambah pada pengalaman berlari.

"Menilik foto-foto yang dihasilkan bukan hanya menjadi dokumentasi visual tetapi juga dapat membangun atmosfer positif dan semangat kebersamaan di GOR. Hasil jepretan mereka membantu menyebarkan semangat olahraga dan berbagai aktivitas di tempat ini dan itu sesuatu banget," pungkasnya. (eko)

b-news.id skyscraper

Berita Lainnya

b-news.id skyscraper