Persewangi Telah Menemukan Sosok Bapak Pengayom Yang Tepat

M Yunus bersama official tengah berikan pengarahan dan motivasi kepada para pemain senior Persewangi jelang babak kedua dimulai. (foto/irawan)
M Yunus bersama official tengah berikan pengarahan dan motivasi kepada para pemain senior Persewangi jelang babak kedua dimulai. (foto/irawan)
b-news.id leaderboard

BANYUWANGI | B-news.id - Sebuah klub sepak bola, akan berkembang dengan baik dan efektif bila manajemen pengelolaannya dilakukan oleh tenaga profesional, melalui pendekatan holistik dan entitas terkait sepak bola.

Hal inilah yang dapat disimpulkan oleh team jurnalis Tabloid B-newstoday Surabaya dalam kesempatan bertandang ke basecamp klub Persewangi Banyuwangi dibawah asuhan M Yunus Wahyudi, GM Persewangi, Rabu (3/1/2024) Siang.

Tak mau mensia-siakan kesempatan, B-News mulai blusukan dari mess pemain dan official Persewangi hingga berkesempatan menyaksikan langsung briefing yang diberikan oleh M Yunus, selayaknya seorang bapak memberikan wejangan kepada putra-putranya.

"Pendekatan seperti ini mas, yang saya terapkan kepada pemain-pemain Persewangi, semua saya perlakukan sama tidak ada perbedaan seperti anak-anak saya sendiri," ungkap Yunus.

Perubahan besar yang dilakukan oleh M Yunus nampaknya cukup berimbas signifikan terhadap mental dan jiwa para pemain Persewangi, bagi M Yunus, pemain tidak boleh ada beban selain latihan dan menu gizi jelang berlaga.

"Pemain, sudah sepatutnya tidak dibebani oleh permasalahan manajemen, tugas mereka hanya berlatih dan berlatih, kemudian istirahat serta asupan gizi yang cukup hingga jelang pertandingan, sudah itu saja," ujar M Yunus.

"Maka dari itu segala yang dibutuhkan oleh anak-anak saya, segera saya upayakan terselesaikan, utamanya gaji mereka, agar saat bertanding nanti mereka bisa tampil All Out," imbuhnya.

Sementara Kapten kesebelasan Persewangi Banyuwangi, Yogi Indra, membenarkan apa yang telah disampaikan General Manager (GM) Persewangi, dimana dirinya mewakili rekan setimnya kini mulai pulih secara mental dan psikisnya sebagai pemain.

"Alhamdulillah, disini kami mendapatkan perlakuan yang lebih layak, mulai dari kamar tidur, asupan makanan bergizi, suplemen vitamin, sarana latihan dan bahkan GM kami selayaknya bapak pengayom bagi kami," ujarnya.

M Yunus, seluruh pemain dan official Persewangi telah diboyong ke Basecamp barunya di Jl. Gembrung, Link. Karang Asem, Kel. Bakungan, Kec. Glagah, Kab. Banyuwangi,(foto/irawan) 

Sebelumnya, meski dibawah naungan Yayasan Persewangi Banyuwangi Indonesia (YPBI) yang notabene membidangi penggalangan dana untuk Persewangi, namun gaji pemain masih saja menjadi problem utama yang dihadapi oleh Klub Persewangi.

Lebih lanjut Yogi, dirinya merasa bersyukur, untuk hak-hak para pemain yang seharusnya dipenuhi oleh manajemen, dibawah asuhan M Yunus seluruhnya telah ditanggulangi.

"Mewakili teman-teman disini alhamdulillah dari kemarin hingga hari ini hak-hak kami sudah terpenuhi semua dari pak GM," tukas Yogi.

Banyak pihak terutama "Laros Jenggirat" sebutan untuk suporter fanatik Persewangi berharap, perubahan drastis yang dilakukan manajemen baru Persewangi dalam memperlakukan pemainnya membawa dampak besar bagi prestasi Persewangi kedepan.

Secara menyeluruh, industri sepak bola saat ini tengah menghadapi tantangan yang cukup komplek dan bersamaan dengan hadirnya peluang, dimana semua itu bergantung pada entitas pelaku manajerial terutama para pemangku kebijakan dalam sebuah klub.

Mengingat sifat klub sepak bola yang bersifat sukarela, terlebih untuk klub amatir, dukungan dan keterlibatan masyarakat utamanya stakeholder dirasa perlu untuk ambil bagian dan semuanya dimulai dari kepemimpinan dan manajemen yang efektif.

"Ndak tahu mas, saya sampai hari ini ndak berfikir nantinya saya dapat apa, semua bermula dari iba hati saya melihat anak-anak pemain maupun official, dan prihatin dengan klub kebanggaan saya," pungkas M Yunus Wahyudi mengakhiri sesi wawancara bersama B-news.id. (irawan)

b-news.id skyscraper

Berita Lainnya

b-news.id skyscraper