Bupati Ikfina Lantik Puluhan Fungsional Guru di Penghujung Tahun

Bupati Ikfina memimpin pengucapan sumpah janji pada pelantikan 30 fungsional guru. (ist)
Bupati Ikfina memimpin pengucapan sumpah janji pada pelantikan 30 fungsional guru. (ist)
b-news.id leaderboard

KABUPATEN MOJOKERTO | B-news.id - Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati dengan didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto Teguh Gunarko berkesempatan melantik dan mengambil sumpah janji 30 guru melalui pengangkatan pertama di Aula Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pemkab Mojokerto, Jumat (29/12) siang.

Pada kesempatan tersebut Bupati Ikfina mengatakan pelantikan, pengambilan sumpah janji jabatan fungsionali guru ini merupakan bagian dari manajemen ASN yang dilaksanakan dan dimanatkan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

"Dilantiknya saudara disini menandai dimulainya pengembangan karir saudara, sehingga saya minta kepada seluruh pejabat fungsional guru yang dilantik hari ini untuk melaksanakan tugas-tugas dan fungsinya secara optimal," ujar Bupati Ikfina.

Selanjutnya Bupati Ikfina mengajak fungsional guru yang baru dilantik ini untuk terus berkomitmen meningkatkan kualitas kualitas pendidikan di Kabupaten Mojokerto. Ia menambahkan kalau guru-guru berkualitas serta berdedikasi adalah modal berharga dalam rangka mewujudkan visi misi pembangunan pendidikan di Kabupaten Mojokerto. 

"Jadi ini bukan sekedar formalitas,.pengangkatan saudara merupakan kultur apresiasi kita atas kontribusi bapak ibu sekalian dalam upaya mencerdaskan anak-anak generasi penerus bangsa," tambahnya. 

Prosesi penyerahan SK fungsional guru oleh Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati. (ist)

Bupati perempuan pertama di Kabupaten Mojokerto ini berharap agar para bapak ibu ini terus mengembangkan diri dan berinovasi dalam metode pembelajaran sehingga mampu memberikan dampak yang positif dan lebih besar lagi buat perkembangan peserta didik. 

"Mari bersama-sama kita ciptakan lingkungan belajar yang kondusif, nyaman, Inspiratif serta penuh motivasi pada siswa untuk berkembang secara optimal. Dan itu menjadi tugas bapak ibu sekalian," tegasnya. 

Orang nomor satu dilingkup Pemkab Mojokerto ini juga menekankan jika dalam proses pengangkatan sebagai fungsional guru ini tidak ada sama sekali pungutan biaya atau gratifikasi. Hal ini perlu disampaikan pada seluruh peserta guna menciptakan komitmen bersama untuk mewujudkan lingkungan Kabupaten Mojokerto yang bersih dari korupsi dan gratifikasi. 

"Sekali lagi saya ingatkan bahwa selama proses yang panjenengan lalui sampai menerima SK sekarang ini tidak biaya apapun. Jika ada yang meminta sejumlah uang kepada bapak ibu, panjenengan semua bisa menolak dengan tegas," pungkasnya. (eko)

b-news.id skyscraper

Berita Lainnya

b-news.id skyscraper