Warga RT 02 RW 07 Kelurahan Kepanjenkidul Dilatih Kewirausahaan Membuat Frozen Food

Ibu-ibu warga RT 02 RW 07 Kelurahan Kepanjenkidul foto bersama seusai mengikuti pelatihan Frozen food. (Ist)
Ibu-ibu warga RT 02 RW 07 Kelurahan Kepanjenkidul foto bersama seusai mengikuti pelatihan Frozen food. (Ist)
b-news.id leaderboard

BLITAR | B-news.id - Program RT Keren yang dimaknai dengan Keberagaman, Religius dan Nasional merupakan program yang diluncurkan oleh Pemerintah Kota Blitar di era kepemimpinan Walikota Santoso dan wakil Walikota Tjutjuk Sunario pada periode 2021 hingga sekarang.

Program ini sangat dirasakan dampak positifnya bagi warga masyarakat kota Blitar. Pasalnya, melalui program RT Keren, Pemerintah Kota Blitar mengalokasi anggaran dana bantuan yang nilainya cukup fantastis yakni sebesar Rp 50 juta untuk setiap RT (Rukun Tetangga) di wilayah Kota Blitar.

Hebatnya lagi dana bantuan ini dikelola langsung oleh masyarakat melalui pokmas (kelompok masyarakat).

Seperti yang diungkapkan oleh Didik Radikto Ketua RT 02 RW 07 Kelurahan Kepanjenkidul Kecamatan Kepanjenkidul kepada wartawan bahwa, pelaksanaan program RT Keren di RT 02 RW 07 Kelurahan Kepanjenkidul ini sudah berjalan cukup baik dan sangat bermanfaat.

Dikatakan oleh Diki pengelola kegiatan adalah pokmas "Kampoeng Pitoe" RW 07, kegiatannya antara lain pelatihan - pelatihan kewirausahaan seperti pelatihan Frozen Food pembuatan makanan yang diawetkan seperti Rolade, Nuget, dan untuk penerangan jalan umum. "Ini kegiatannya sudah rampung 100%," ungkapnya.

Menurut Ketua RT02 RW 07 semua pelaksanaan kegiatan RT Keren sudah cukup baik sesuai dengan hasil musyawarah warga pada penyusunan perencanaan kegiatan.

“Jadi untuk pelaksanaan RT Keren sudah cukup baik. Namun perlu terus ditingkatkan agar target dari pelaksanaan program dapat terealisasi dengan maksimal. Lebih bisa berkembang untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat sekitar,” kata Didik Radikto kepada wartawan, Senin, 11 Desember 2023 dirumahnya Jl.Veteran kota Blitar.

"Skema pendanaan program RT Keren tersebut terbagi atas 70 persen pembangunan fisik dan 30 persen pembangunan non fisik yang direalisasikan melalui pelatihan serta kegiatan lainnya," jelasnya.

Dalam hal pemanfaatannya, masing–masing RT telah mengajukan usulan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) satu tahun sebelumnya dengan melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat dan perangkat Kelurahan.

Adanya program RT Keren tersebut bisa meningkatkan ketrampilan kapasitas warga dan meningkatkan perekonomian. Untuk itu, Diharapkan dapat mencapai optimalisasi pemberdayaan masyarakat.

“Adanya pelatihan ini, mulai muncul pelaku usaha baru, hingga bangkitnya perekonomian masyarakat Kota Blitar,” ucapnya.

Ditempat terpisah Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan Setda Kota Blitar Freddy Hermawan,S.STP menjelaskan, Progam RT keren merupakan realisasi dari Perwali Wali Kota Blitar Santoso nomor 06 tahun 2022,yang akan kita tumbuhkan guna mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi hingga 2026 sebagai upaya memantik pertumbuhan ekonomi kota Blitar

"Warga Kota Blitar benar-benar merasakan dampak dari progam RT Keren ini. Kami informasikan bahwa di bulan Desember 2023 ini Minggu ke-3 atau sekira tanggal 15,16,17 akan diadakan festival RT-keren sebagai ajang prestasi, " jelasnya.

 "Dalam festival, indikatornya bertumbuh kembangnya banyak wirausahawan seluruh warga kota Blitar, yang akan diselenggarakan di halaman pemkot Blitar, sebagai wujud Memayu Hayuning Bawono," pungkas Fredy Hermawan.

Sekadar untuk diketahui dari 21 Kelurahan yang ada di wilayah Kota Blitar ini terdapat 630 RT (Rukun Tetangga) sehingga pada tahun anggaran 2023 ini Pemerintah Kota Blitar mengucurkan dana bantuan sebesar 31,5 miliar dengan rincian setiap RT memperoleh alokasi anggaran sebesar 50 juta. (kmfkota/sms)

b-news.id skyscraper

Berita Lainnya

b-news.id skyscraper