Berdayakan Janda dan Dhuafa, Amik Ajarkan Bikin Aksesoris Perhiasan

Para peserta Dhuafa memamerkan gelang hasil karyanya. (Ist)
Para peserta Dhuafa memamerkan gelang hasil karyanya. (Ist)
b-news.id leaderboard

GRESIK | B-news.id - Memberikan ilmu dan pengalaman kepada para janda dan duafa untuk meningkatkan kesejahteraan dalam hidup, pelu telaten, sabar, dan banyak inovasi, demikian disampaikan Rr. Henny Eka Ferdian HP atau akrab disapa Amik, Senin sore (4/12). 

"Mengangkat harkat dan martabat mereka, adalah memberikan pengetahuan sekaligus pelatihan, sehingga mereka bisa mahir sekaligus terampil dalam membuat perhiasan, " jelas Amik. 

Lebih lanjut dikatakan bahwa, bahan atau modal dalam membuat sekaligus merangkai perhiasan itu tidak perlu mahal atau barang baru, tetapi bisa dari bahan bekas. 

Hans Mahaputra Yudha Wijaya yang juga bertindak sebagai pelatih dalam kegiatan yang berlangsung di Balai desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar lebih menitik beratkan pada karakter bahan asal yang dari limbah atau barang bekas untuk dimanfaatkan menjadi barang baru. 

"Gulungan tembaga yang bisa di dapat dari bekas kipas angin, bisa kita manfaatkan menjadi perhiasan berupa gelang yang manis dan unik dengan ditambahkan sedikit manik, " terang Hans. 

Kegiatan pendampingan bagi janda dan duafa di Desa Sukomulyo adalah dari Yayasan Yatim Mandiri Gresik dengan menggandeng Amik dan Hans sebagai pelatih. (ali)

b-news.id skyscraper

Berita Lainnya

b-news.id skyscraper