Wali Kota Ning Ita Buka Serentak 5 TPID, Upaya Tekan Inflasi di Kota Mojokerto

Wali Kota Mojokerto meresmikan Pracangan TPID LPM Kranggan di Kantor Kelurahan Kranggan. (ist)
Wali Kota Mojokerto meresmikan Pracangan TPID LPM Kranggan di Kantor Kelurahan Kranggan. (ist)
b-news.id leaderboard

KOTA MOJOKERTO | B-news.id - Pemerintah pusat menyerukan kepada seluruh Kepala Daerah untuk ikut menekan laju inflasi di daerahnya masing-masing, tanpa kecuali Kota Mojokerto.

Wali Kota Mojokerto yang akrab disapa Ning Ita ini pada Kamis (30/10) membuka secara langsung Pracangan TPID di Pasar Rakyat Tanjung Anyar dan TPID LPM Kranggan.

Pembukaan di dua tempat tersebut menandai dibukanya secara resmi tiga Pracangan TPID lainnya, yaitu Pasar Rakyat Prajurit Kulon, Pasar Ketidur dan Pasar Prapanca.

"Sesuai rencana sebenarnya kita akan buka di 18 Kelurahan dan 8 Pasar, per hari ini sudah 5 totalnya. Jadi masing-masing TPID ini bisa melakukan subsidi terhadap harga-harga yang bukan kategori bahan pokok, namun kenyataannya itu menjadi penyumbang inflasi," ungkap Ning Ita. 

Mengingat selama ini yang dikendalikan oleh Bulog adalah bahan pokok diantaranya, beras, gula pasir, minyak dan tepung. Sedangkan komoditas lain seperti cabai, bawang merah, bawang putih tidak termasuk bahan pokok tetapi seringkali jadi penyumbang inflasi dan tidak termasuk yang disubsidi Bulog. 

Pemberian penghargaan kepada wakil pengelola Pracangan TPID yang telah membantu Pemkot mengendalikan inflasi di daerah. (ist).

"Semua pasti suka sambelan, nah sambel pasti butuh cabai padahal cabai ini bukan kategori bahan pokok. Tapi bagi masyarakat Jawa Timur khususnya Mojokerto cabai itu menjadi bahan makanan yang sangat dibutuhkan masyarakat dan inilah yang ikut menyumbang terjadinya inflasi, faktanya demikian," sambungnya. 

Pracangan TPID ini menyediakan berbagai macam bahan pokok dan barang kebutuhan lain yang harganya lebih murah, karena sudah disubsidi oleh Pemkot Mojokerto. Bahan-bahan pokok tersebut antara lain, beras SPHP dengan harga Rp. 51.000/5 kg, Cabai rawit Rp. 15.000/250 gr, bawang merah Rp. 18.000/kg dan bawang putih dengan harga Rp. 20.000/kg.

Selain membuka Pracangan TPID LPM Kranggan di Kantor Kelurahan Kranggan, Ning Ita juga membagikan penghargaan atas partisipasi pengendalian inflasi dj Kota Mojokerto kepada 5 perwakilan pengelola Pracangan TPID yang telah diresmikan.

Pada kesempatan tersebut selain meresmikan Pracangan TPID Pasar Tanjung Anyar, Ning Ita melakukan sidak ke pedagang bahan pokok untuk mengecek harga-harga kebutuhan pokok dan ketersediaan stok dari masing-masing komoditas. 

Perlu diketahui dalam kegiatan tersebut Wali Kota didampingi oleh Kepala Bulog Kancab Surabaya Selatan, perwakilan Forkopimda, Kepala Diskopukmperindag, Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) serta Lurah Kranggan. (eko)

b-news.id skyscraper

Berita Lainnya

b-news.id skyscraper