Warga Kemlagi dan Gedeq Terima BLT dari Pemkab Mojokerto Melalui DBH CHT

Bupati Ikfina memberikan bantuan secara simbolis kepada masyarakat di Pendopo Kecamatan Kemlagi. (ist)
Bupati Ikfina memberikan bantuan secara simbolis kepada masyarakat di Pendopo Kecamatan Kemlagi. (ist)
b-news.id leaderboard

KABUPATEN MOJOKERTO | B-news.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat.

Pada kesempatan ini masyarakat yang mendapat bantuan adalah warga Kecamatan Kemlagi dan Kecamatan Gedeg. Bantuan tersebut berasal dari Dana Bagi Hasil Cukai dan Hasil Tembakau (DBHCHT).

Untuk warga Kecamatan Kemlagi ada 900 buruh tembakau dan 41disabilitas, lansia dan P3KE yang mendapat bantuan langsung tunai sebesar Rp. 1,8 juta.

Sedangkan untuk warga Kecamatan Gedeg sama.juga mendapat bantuan masing-masing Rp. 1,8 juta bagi 43 penerima terdiri dari disabilitas, lansia dan P3KE serta 416 bagi buruh pabrik yang terkena PHK.

Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menyerahkan secara langsung bantuan ini pada masyarakat dengan didampingi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto Try Raharjo Murdianto.

"Semuanya yang sudah tercatat akan menerima bantuan ini hanya saja penyalurannya kita lakukan secara bertahap, Rp. 300 ribu per bulan selama enam bulan," lanjut Ikfina di Pendopo Kecamatan Kemlagi, Rabu (29/11) siang.

Bantuan juga diberikan Kepada Disabilitas, Bupati Ikfina berfoto bersama penerima bantuan dari DBHCHT. (ist)

Sedangkan BLT untuk KPM, bantuan tersebut akan diserahkan kepada ibu hamil yang Kekurangan Energi Kronis (KEK), balita kurang gizi, lansia, disabilitas dan usia produktif yang perlu ditingkatkan ekonominya.

Selain itu Bupati Ikfina juga menjelaskan bahwa dana BLT ini bersumber dari pita cukai rokok yang sebagian diserahkan kembali kepada daerah termasuk Kabupaten Mojokerto yang diperuntukkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia juga menegaskan untuk penyerahan BLT dari DBHCHT tidak ada potong-potongan apapun. "Panjenengan hitung lagi uangnya, utuh Rp. 1,8 juta tidak ada potongan sedikitpun," tegasnya.

Bupati perempuan pertama di Kabupaten Mojokerto ini berharap para penerima bantuan ini dapat memanfaatkan sebaik-baiknya bantuan tersebut.

"Itu penuh yang diterimakan, tidak ada potongan dari pihak manapun," pungkasnya. (eko)

b-news.id skyscraper

Berita Lainnya

b-news.id skyscraper