1.275 Tenaga Keagamaan Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan, Bukti Pemkot Serius Tingkatkan SPM

Penyerahan santunan kepada ahli waris tenaga keagamaan yang meninggal. (ist)
Penyerahan santunan kepada ahli waris tenaga keagamaan yang meninggal. (ist)
b-news.id leaderboard

KOTA MOJOKERTO | B-news.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto terus berupaya memberikan jaminan perlindungan kecelakaan kerja dan kematian tenaga keagamaan yang diantaranya terdiri dari guru TPQ, guru sekolah minggu, koster dan ta'mir masiid melalui BPJS Ketenagakerjaan. 

"Kami berterima kasih kepada tenaga kerja keagamaan dan sebagai bentuk terima kasih kami di tahun 2023 ini sebanyak 1.275 tenaga kerja keagamaan ini kita daftarkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan," ujar Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita ini dalam forum Peningkatan Kapasitas SDM bagi tenaga kerja keagamaan di GOR Seni Mojopahit pada Minggu (26/11) sore.

Ning Ita mengungkapkan bahwa tenaga kerja keagamaan ini telah berjasa dan berkontribusi serta bersinergi membantu tugas Pemkot dalam mencetak SDM unggul yang berahklakul karimah untuk mewujudkan Generasi Emas 2045.

"Ini bisa dibuktikan melalui salah satu indikator keberhasilan pembangunan yaitu Indeks Pembangunan Manusia yang didalamnya ada indeks pendidikan sudah mencapai 79,32 % sedikit lagi sudah 90% dan termasuk kategori sangat baik," terang Ning Ita. 

Foto bersama Wali Kota dengan para tenaga keagamaan penuh antusias. (ist)

Disamping hal tersebut diatas ini juga dapat dibuktikan dengan raihan penghargaan Harmony Award dsri Kementerian Agama RI tahun 2021, dimana kehidupan di Kota Mojokerto yang mencerminkan kondusifitas dan kerukunan enam kelompok umat beragama di Kota Mojokerto. 

"Sudah barang tentu, ini adalah peran panjenengan semua yang menanamkan pendidikan karakter, sehingga mampu terciptanya kerukunan diantara kebhinekaan yang tetap hidup dan berkembang di Kota Mojokerto. Untuk itu matur nuwun semuanya bapak ibu," sambungnya. 

Dalam kesempatan tersebut Ning Ita didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kota Mojokerto juga menyerahkan santunan senilai Rp. 42 juta secara simbolis kepada ahli waris dari sejumlah tenaga keagamaan yang telah meninggal. (eko)

b-news.id skyscraper

Berita Lainnya

b-news.id skyscraper