Bupati Malang Ikuti Gebyar Senam Lansia dan Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal

Bupati Malang H Sanusi saat senam bersama lansia se Kabupaten Malang dan jalan sehat serta sosialisasi peredaran rokok ilegal. (Ist)
Bupati Malang H Sanusi saat senam bersama lansia se Kabupaten Malang dan jalan sehat serta sosialisasi peredaran rokok ilegal. (Ist)
b-news.id leaderboard

MALANG | B-news.id - Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi M.M., bersama Drs. H. Didik Gatot Subroto S.H., M.H. Wakil Bupati ikuti kegiatan “Senam Lansia” Bersama Lansia Se-Kabupaten Malang yang bertempat di Setadion Kanjuruhan Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang, Minggu (26/12/2023) pagi. 

Mengawali sambutannya, Bupati Malang juga memberikan apresiasi kepada Pengurus Yayasan Gerontologi Abiyoso Kabupaten Malang dan seluruh pihak yang telah berkomitmen tinggi dalam melaksanakan kegiatan senam bersama ini.

“Mudah-mudahan, langkah positif yang kita laksanakan dapat menjadi bermanfaat guna mendukung program Pemerintah Kabupaten Malang,”tutur H Sanusi, Bupati Malang. 

Kegiatan Gebyar Senam Lansia ini serta Sosialisasi Sempur Rokok Ilegal merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Malang dalam mengupayakan kesejahteraan dan kesehatan para lansia, kegiatan ini sekaligus merupakan bentuk apresiasi terhadap peran serta para lansia dalam membangun dan menjaga keharmonisan masyarakat di Kabupaten Malang.

“Lansia sendiri adalah harta yang tak ternilai bagi kita semua, Maka sudah menjadi kewajiban kita untuk menjaga dan menghargai mereka, serta memberikan perhatian yang layak atas kontribusi dan dedikasi para lansia guna membangun bangsa,” tegas Bupati Malang. 

Bupati Malang Drs. H. M Sanusi M.M Wakil Bupati H. Didik Gatot Subroto S.H., M.H Ikut Memeriahkan Gebyar Senam Lansia serta Sosialisasi Peredaran Rokok Ilegalm (din) 

Tidak hanya itu, Bupati Malang juga mengajak semua lansia dari berbagai lapisan masyarakat yang hadir untuk terus menjaga pola hidup sehat dengan mengikuti berbagai kegiatan positif dan terus berinteraksi dengan masyarakat agar semangat kehidupan dapat terus terjaga.

“Mari kita lanjutkan kegiatan senam ini secara konsisten dan berkelanjutan. Saya optimis, bahwasannya semangat dan kebahagiaan, akan membentuk mental sehat juga fisik yang prima,” pungkas Bupati Malang. 

Tutur hadir pada kegiatan ini Ketua Yayasan KJI Cabang Malang Raya yang sekaligus menjabat sebagai Ketua I TP PKK Kabupaten Malang, Hj. Hanik Dwi Martya, S. Farm., MAP, Beberapa Jajaran Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Malang juga nampak ikut serta.

Disela kegiatan tersebut Kasatpol PP Kabupaten Malang Firmando Hasiholan Matondang (Mando) sapaan akrabnya saat di konfirmasi awak media di sela kegiatan Gebyar Senam Lansia kali ini dibarengi dengan sosialisasi tentang Peraturan Perundang-undangan dibidang Cukai serta Gempur Peredaran Rokok Ilegal tersebut menyasar pada masyarakat kabupaten Malang,

Tentunya bagi peserta Lomba Gebyar Senam Lansia Se Kecamatan Kabupaten Malang yang di gelar di halaman Stadion Kanjuruhan serta dalam Rangka Peringati Hari Jadi Kabupaten Malang Ke- 1623.

"Gebyar Senam Lansia dan giat olaraga ini kita suport bahwa kegiatan tersebut juga didanai dari dana Bagi Hasil Cukai dan Hasil Tembakau (DBHCHT)," tuturnya.

Bupati Malang H M Sanusi saat melakukan senam bersama  (din) 

Selain itu, kata Firmando, peserta yang ikut dalam Gebyar Senam Lansia hampir 5000 peserta yang ikut hadir dalam memeriahkan sosialisasi Gempur Peredaran Rokok Ilegal.

"Kami berharap melalui kegiatan, keagamaan, kesenia serta olaraga termasuk Senam Lansia ini masyarakat khususnya di Kabupaten Malang juga bisa menjadikan olaraga senam Lansia yang bebas dari peredaran rokok ilegal. Karena rokok Ilegal ini selain membahayakan tubuh kita karena kandunganya tidak jelas, juga bisa merugikan Negara dari pendapatan Cukai Rokok,"terangnya.

"Kami berharap tentunya bagi masyarakat Kabupaten Malang dengan tidak membeli maupun mengedarkan rokok ilegal supaya masyarakat bisa mengenali rokok ilegal itu dengan ciri-cirinya rokok tersebut tidak dilekati dengan pita Cukai palsu, Dilekati dengan pita cukai bekas, dan rokok yang dilekati dengan pita yang tidak sesui peruntukannya," pungkasnya. (din)

b-news.id skyscraper

Berita Lainnya

b-news.id skyscraper