Bupati Mojokerto Gelontorkan Bantuan Keuangan Desa Rp 57,5 Miliar Ke 165 Desa

Bupati Ikfina menyerahkan secara simbolis Bantuan Keuangan (BK Desa) kepada Kepala Desa penerima. (ist)
Bupati Ikfina menyerahkan secara simbolis Bantuan Keuangan (BK Desa) kepada Kepala Desa penerima. (ist)
b-news.id leaderboard

KABUPATEN MOJOKERTO | B-news.id - Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menyerahkan Bantuan Keuangan Desa (BK Desa) secara simbolis kepada 165 desa se-Kabupaten Mojokerto senilai 57,5 miliar.

Bantuan dari pemerintah kabupaten (Pemkab) Mojokerto ini berasal dari P-APBD tahun anggaran 2023. Bantuan tersebut diserahkan kepada tiga desa perwakilan yakni Desa Jatirowo, Desa Dawarblandong, Desa Kertosari dan Desa Sentonorejo di Pendopo Graha Maja Tama pada Kamis (2/11) pagi.

Besarnya bantuan BK Desa ini beragam, seperti tiga desa yang menerima secara simbolis dari Bupati Ikfina masing-masing mendapatkan dengan rincian sebagai berikut, Desa Jatirowo Kecamatan Dawarblandong mendapatkan Rp.150 juta, 

Desa Kertosari Kecamatan Kutorejo memperoleh Rp.300 juta dan Desa Sentonorejo Kecamatan Trowulan dapat jatah Rp.400 juta. Bantuan Keuangan tersebut diserahkan bersamaan dengan acara Sosialisasi Bantuan Keuangan bersifat kepada desa.

Selanjutnya dalam acara sosialisasi dan penyerahan BK Desa 2023 ini juga dilakukan penandatanganan Pakta Integritas oleh Kepala Desa Penerima BK Desa. Turut hadir dalam acara tersebut jajaran tim Korsupgah KPK RI (Daring), Forkopimda Kabupaten Mojokerto, Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto, Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan, para Kepala OPD, para Kepala Desa Penerima BK se-Kabupaten Mojokerto. 

Penandatanganan Pakta Integritas yang dilakukan oleh para Kepala Desa penerima BK Desa. (ist)

Bupati Ikfina juga mengatakan, penyerahan BK Desa P-APBD tahun 2023 ini diharapkan bisa mendorong desa semakin berdaya dan sejahtera. Banyaknya ragam bantuan yang mengalir ke desa harus diimbangi dengan pengelolaan dan administrasi yang baik. Karena itu prinsip kehati-hatian dan pertanggungjawaban sangat diperlukan.

"Saya tidak ingin pemerintah desa yang memperoleh bantuan-bantuan semacam ini malah mendapat masalah hukum nantinya yang ujung- ujungnya akan menghambat pelaksanaan pembangunan," harap Ikfina.

Orang nomor satu dilingkup Pemkab Mojokerto ini yang sekaligus Bupati perempuan pertama di Kabupaten Mojokerto berkomitmen untuk terus mendukung dan mengupayakan pembangunan-pembangunan baik secara kuantitas maupun kualitasnya.

Selain itu Bupati Ikfina juga menegaskan kepada Kepala Desa penerima, jika dalam penyerahan BK Desa ini tidak ada pungutan sepeser pun.

"Kita akan upayakan terus bantuan dan pembangunan di desa agar kesejahteraan masyarakat meningkat. Dan sekali lagi saya pastikan tidak ada pungutan atau potongan apapun dalam penyerahan bantuan-bantuan semacam ini," pungkasnya. (eko)

b-news.id skyscraper

Berita Lainnya

b-news.id skyscraper