Sosialisasi Hasil Kajian Statistik Untuk Penentuan Arah Kebijakan Pembangunan Kota Mojokerto

Asisten Umum Sekretariat Daerah Kota Mojokerto, Sekretaris Diskominfo dan para narasumber Hasil Kajian Statistik. (ist)
Asisten Umum Sekretariat Daerah Kota Mojokerto, Sekretaris Diskominfo dan para narasumber Hasil Kajian Statistik. (ist)
b-news.id leaderboard

KOTA MOJOKERTO | B-news.id - Pemerintah Kota Mojokerto melalui Dinas Komunikasi dan Informatika mengadakan sosialisasi hasil penyusunan kajian statistik Kota Mojokerto tahun 2023 di Ruang Sabha Mandala Madya, Balai Kota Mojokerto Jalan Gajah Mada 145, Selasa (31/10).

Asisten Umum Sekretariat Daerah Kota Mojokerto Abd Rachman Tuwo membuka kegiatan sosialisasi ini yang diikuti oleh perwakilan dari masing-masing perangkat daerah yang membidangi penyusunan program, para akademisi, perwakilan dari Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), TP PKK dan Dharma Wanita Persatuan Kota Mojokerto dan juga perwakilan dari media massa. 

Siti Noor' Ainy Kepala Bidang Persandian dan Data Satistik Diskominfo Kota Mojokerto melaporkan bahwa penyusunan kajian statistik adalah untuk mengukur dan menganalisis apa yang perlu dilakukan Pemkot Mojokerto dalam mengambil kebijakan untuk perencanaan pembangunan. 

"Kami telah menyusunnya dari hasil kajian tentang gambaran pendapatan dalam hubungannya dengan perencanaan ekonomi Kota Mojokerto sebagai salah satu dasar atau acuan bagi kita (Pemkot) serta pemangku kepentingan lainnya agar potensi ekonomi dapat dioptimalkan dan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Mojokerto seluas-luasnya," jelas Ainy.

Peserta sosialisasi Hasil Kajian Statistik, perwakilan OPD, KIM, TP PKK, perwakilan media massa. (ist)

Ainy juga menyampaikan bahwa penyusunan hasil kajian statistik ada beberapa tujuan diantaranya adalah untuk mengetahui pola kausalitas antara pengetahuan dengan kesalehan sosial pada masyarakat di Kota Mojokerto dan untuk mengetahui angka Indeks kesalehan sosial Kota Mojokerto tahun 2023 sebagai dasar atau rujukan untuk perencanaan pembangunan daerah. 

"Melalui kajian ini juga dapat untuk memberikan gambaran berapa besarnya pendapatan perkapita masyarakat, ketimpangan pendapatan antar golongan penduduk," sambungnya. 

Perlu diketahui dalam melaksanakan kajian statistik tersebut Pemkot Mojokerto bekerja sama dengan Direktorat Kerjasama dan Pengelolaan Usaha (DKPU) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Kemudian hasil kajian tersebut telah dibukukan menjadi 3 buku yang dibagikan kepada seluruh peserta sosialisasi. 

Adapun yang dimaksud dengan ketiga buku tersebut adalah Indikator Kinerja Utama Perangkat Daerah (IKUPD) yang dipaparkan oleh Dr. Sutikno MSi, Analisis Indeks Gini dipaparkan oleh Dr. Ir. Setiawan MSi dan Indeks Kesalehan Sosial dipaparkan oleh Drs. Zainul Muhibbin M.Fil. (eko)

b-news.id skyscraper

Berita Lainnya

b-news.id skyscraper