GRESIK | B-news.id - Guna meningkatkan cakupan imunisasi lengkap di tingkat akar rumput sesuai SE (surat edaran) Gubernur Jawa Timur Nomor 440/2770/012/2025 tentang Pembentukan Desa/Kelurahan Iman (Imunisasi Mantap).
Disambut antusias oleh Pemerintah Desa Morobakung Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik, karena programnya terfokus untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran warga akan pentingnya imunisasi.
Baca juga: Matematika Jadi Pelajaran Menyenangkan, Peningkatan Guru Dalam Penyajian
Kepala Desa Morobakung, Muhammad Askur Farid, mengaku sangat apresiatif terhadap program yang diinisiasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim dalam memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat itu.
"Kami sangat mendukung program ini, apalagi tujuannya untuk memastikan bayi dan anak-anak mendapatkan imunisasi lengkap dan berkelanjutan dan tentunya dampak positifnya, akan bisa di rasakan langsung oleh warga," ujarnya, Kamis 14 Agustus 2025.
Menurut Askur, melalui program IMAN anak-anak di Desa Morobakung diharapkan kesehatannya akan terjaga dengan baik. Sehingga, persoalan stunting yang selama ini menjadi momok masyarakat pedesaan bisa dicegah.
Baca juga: Kawasan Kota Lama Gresik Menarik Wisatawan Mancanegara
"Melalui program ini, anak-anak maupun ibu yang sedang menyusui atau sedang hamil di Desa Morobakung bisa mendapatkan perlindungan dari segi medis secara optimal. Sehingga, serangan penyakit yang rentan menjangkiti mereka dapat dicegah melalui imunisasi," tuturnya.
Apalagi lanjut Askur, seperti apa yang disampaikan petugas kesehatan dalam sosialisasinya. Bahwa program imunisasi mantab, bukan hanya bentuk perlindungan individual tetapi juga secara kolektif.
Baca juga: Sekda Gresik Dorong Industrialisasi Pertanian Berbasis Teknologi
"Semoga dengan adanya program imunisasi mantap, warga kami paham akan manfaat dari imunisasi. Sehingga kesehatan masyarakat, terutama anak-anak dapat diawasi dan terjaga dengan baik,” tandasnya.
"Program imunisasi mantap ini, tentunya selaras dengan upaya yang selama ini telah kami lakukan melalui Posyandu dalam kegiatan pemberian makanan bergizi," pungkas Askur. (*)
Editor : Zainul Arifin