Tingkatkan Pembelajaran

Wali Kota Ika Puspitasari Bersama IGTKM NU Kota Mojokerto Studi Tiru di Sekolah Alam

b-news.id
Ning Ita didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto diterima pengurus MI Al Ikhlas Semgguruh Kepanjen Kabupaten Malang. (ist)

KOTA MOJOKERTO | B-news.id - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama IGTKM NU Kota Mojokerto mengadakan studi tiru untuk tingkatkan proses pembelajaran ke sekolah alam, MI Al Ikhlas Semgguruh Kepanjen Kabupaten Malang, Jumat (16/06/2023).

Mi Al Ikhlas adalah sekolah alam yang digagas oleh Prof. Wahyudi Santoso seorang dosen sastra Indonesia di salah satu universitas di Malang ini mempunyai metode konsep pembelajaran yang unik dan berbeda. Di sekolah ini menawarkan apasaja yang selama ini diinginkan anak anak.

Sedangkan ruang kelas sekolah ini bukan berbentuk gedung seperti kebanyakan sekolah pada umumnya, namun ruang sekolah ini berbentuk rumah rumah panggung yang terbuka. Metode belajar pun mengintegrasikan antara visual, audio dan kinestetik sehingga anak bisa belajar sambil bermain di alam terbuka.

"Kita ingin melihat secara langsung proses pembelajaran di MI Al Ikhlas Bilingual Semgguruh Kepanjen Malang. Bersama ibu ibu guru TK muslimat se-Kota Mojokerto kita ingin melihat best practice di sekolah alam ini yang mungkin bisa di replikasi di TK muslimat yang ada di Kota Mojokerto," ujar Ning Ita sapaan akrab Wali Kota Mojokerto.

Ning Ita foto bersama ibu ibu guru TK muslimat NU se-Kota Mojokerto. (ist)

Ning Ita ingin pembelajaran TK Muslimat di Kota Mojokerto berinovatif untuk menyiapkan generasi emas Indonesia 2045.

"Kita tidak bisa hanya menjalankan sesuatu yang busines usual, kita ingin lompatan yang berbeda yang membutuhkan akselerasi dan kolaborasi semuanya. Dengan datang ke MI Al Ikhlas Bilingual ini ada oleh oleh yang bagus yang dapat kita terapkan dan replikasi di Kota Mojokerto," lanjut Ning Ita. 

Prof.Wahyudi Siswanto penggagas sekolah alam MI Al Ikhlas Semgguruh ini mengaku senang kedatangan Walikota Mojokerto bersama rombongan IGTKM NU Mojokerto. Karena semakin banyak kemanfaatan yang ditebar maka semakin banyak kebaikan di dunia pendidikan. "Kalau ada yang datang kesini, alhamdulillah kita bisa menebar kemanfaatan ke seluruh penjuru, agar kita bisa saling asah asuh. Saya yakin akan semakin banyak kebaikan di dunia pendidikan," ungkapnya.

Sementara Amin Wahid Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto mengatakan dipilihnya sekolah alam Semgguruh bukan tanpa alasan. Sekolah Alam MI Al Ikhlas Semgguruh ini telah banyak menginspirasi bukan hanya warga Malang tapi juga banyak warga dari propinsi lain bahkan mancanegara. 

"Sekolah Alam MI Al Ikhlas Bilingual Semgguruh Kepanjen Kabupaten Malang ini luar biasa telah menginspirasi banyak orang dan kami ingin memperdalam dan menerapkan metode konsep pembelajaran tersebut di Kota Mojokerto," kata Amin Wahid. (eko)

Editor : Zainul Arifin

Daerah
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru