MOJOKERTO I B-news.id - Bupati Mojokerto, Muhammad Albarra, secara resmi menyerahkan petikan keputusan perpanjangan perjanjian kerja Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru. Langkah ini menjadi komitmen pemerintah daerah dalam memastikan kepastian status kepegawaian sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan di Kabupaten Mojokerto.
Penyerahan petikan keputusan dilakukan langsung oleh Bupati Albarra di Aula Dinas Pendidikan, Selasa (23/11) pagi.
Dalam laporannya, Kepala BKPSDM Kabupaten Mojokerto, Amat Susilo, menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen PPPK, serta Peraturan BKN Nomor 1 Tahun 2019 yang telah diubah dengan Peraturan BKN Nomor 18 Tahun 2020.
“Tujuan diserahkannya petikan keputusan Bupati Mojokerto tentang perpanjangan perjanjian kerja PPPK adalah untuk menjamin kepastian status kepegawaian PPPK yang telah berkinerja baik dan menjaga keberlanjutan pelaksanaan tugas PPPK sesuai dengan jabatan yang ditetapkan,” ujar Amat Susilo.
Sebanyak 75 guru menerima perpanjangan kontrak, terdiri atas 1 guru TK, 58 guru SD, dan 16 guru SMP. Dari jumlah itu, 20 orang laki-laki dan 55 perempuan. Seluruhnya menandatangani perjanjian kerja secara elektronik dengan masa berlaku maksimal lima tahun.
Amat menambahkan, seluruh dokumen perpanjangan kontrak sudah menggunakan tanda tangan digital dan dapat diunduh melalui aplikasi Segaran.
“Hal ini guna mendukung pelaksanaan digitalisasi manajemen ASN sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara,” tegasnya.
Baca juga: Meski Sepi, Eks Pedagang Pasar Cakarayam : Pasar Ketidur Standnya Lebih Layak
Kegiatan juga mendapat dukungan dari Bank Majatama Perseroda sebagai penyalur gaji PPPK.
Sementara itu, dalam sambutannya, Bupati Albarra menegaskan perpanjangan kontrak dilakukan karena kebutuhan guru di Mojokerto masih tinggi.
“Lima tahun ke depan adalah ruang pembuktian. Saya berharap Anda semua dapat menunjukkan kinerja terbaik, menjaga profesionalisme, dan terus meningkatkan kompetensi, sehingga kepercayaan yang hari ini diberikan benar-benar layak untuk terus dilanjutkan melalui perpanjangan kontrak berikutnya,” katanya.
Ia juga mengingatkan pentingnya pendidikan berkarakter di tengah era digital dan perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI).
“Pendidikan berkarakter sangat penting. Anak-anak kita tidak hanya harus pintar dan cerdas secara intelektual, tetapi juga cerdas secara spiritual, emosional, dan memiliki pengendalian diri,” tandasnya.
Bupati berharap dengan status kepegawaian yang jelas, para guru bisa lebih fokus mendidik dan membimbing peserta didik menuju Indonesia Emas 2045.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Mojokerto, saya mengucapkan selamat atas perpanjangan perjanjian kerja saudara. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan perlindungan, keselamatan, serta kekuatan lahir dan batin kepada kita dalam melaksanakan setiap amanat yang telah dipercayakan,” tutupnya. (eko)
Editor : Redaksi